Melaney Ricardo Merasa Cemas Apabila Sekolah Kembali Dibuka dalam Suasana New Normal

Melaney Ricardo cemas apabila sekolah kembali dibuka dalam suasana new normal. Sementara pandemi virus Corona ( covid-19 ) belum bisa dikendalikan.

Editor: Budi Susilo
Instagram/@melaney_ricardo
ILUSTRASI Melaney Ricardo jaket hitam dan artis Luna Maya jaket biru. Melaney Ricardo cemas apabila sekolah kembali dibuka dalam suasana new normal. Sementara pandemi virus Corona ( covid-19 ) belum bisa dikendalikan sepenuhnya. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Melaney Ricardo cemas apabila sekolah kembali dibuka dalam suasana new normal. Sementara pandemi virus Corona ( covid-19 ) belum bisa dikendalikan sepenuhnya.

Menurut Melaney Ricardo, anak-anak sangat mungkin lupa untuk selalu menjaga protokol kesehatan ketika di sekolah dan tempat publik.

"Of course, makanya aku bersyukur banget kalau anak sekolah enggak jadi ya Juli 2020. Kalau pun jadi aku enggak akan izinin anak aku sih. Karena ya anak kecil, ya, kita bilang juga jangan buka maskernya enggak mungkin," ucap Melaney di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2020).

Melaney beranggapan, new normal di Indonesia banyak yang keliru dalam mengartikannya. Misalnya, kata Melaney, merasa virus Corona sudah tak lagi merebak dan lainnya.

Baca Juga: Hasil Rapid Test Hafiz Quran dan Takmir Masjid Al-Ansor di Tenggarong Kukar, Ada 69 Orang

Baca Juga: PHRI Tarakan Pikirkan Nasib Hotel yang tak Ada Kerjasama Karantina Kasus Covid-19, Begini Solusinya

"Maksud gue new normal di Indonesia seperti ini kita harus beradaptasi dengan keadaan ini dan please dong masyarakat jangan berpikir bahwa the virus is not any more. Enggak, virus itu masih tetap di situ gitu. Jadi jangan suka malas pakai masker," ucap Melaney.

Selain itu, Melaney juga menyayangkan Indonesia yang bersiap menyambut new normal, tetapi masih banyak orang yang abai dalam menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: 4 Hal Suksesnya Pembelajaran di Masa Pandemi Corona dan Sesi Curhat Guru Kukar Berbagi Kisah

"Pakai masker juga jangan cuma di bawah hidung. Gua sebel kalau lihat orang pakai masker cuma di situ. Pakai sampai menutup hidung. Cuci tangannya, distance sama orang. Ya itu saja sih yang harus dilakukan," tutur Melaney Ricardo.

Berikut panduan pencegahan covid-19 dikutip dari sehatnegeriku.kemkes.go.id:

a. Kebijakan Manajemen dalam Pencegahan Penularan covid-19

1) Pihak manajemen agar senantiasa memantau dan memperbaharui perkembangan informasi tentang covid-19 di wilayahnya.

2) Pembentukan Tim Penanganan covid-19 di tempat kerja yang terdiri dari Pimpinan, bagian kepegawaian, bagian K3 dan petugas Kesehatan yang diperkuat dengan Surat Keputusan dari Pimpinan Tempat Kerja.

3) Pimpinan atau pemberi kerja memberikan kebijakan dan prosedur untuk pekerja melaporkan setiap ada kasus dicurigai covid-19 (gejala demam atau batuk/pilek/nyeri tenggorokan/sesak nafas) untuk dilakukan pemantauan oleh petugas kesehatan.

4) Tidak memperlakukan kasus positif sebagai suatu stigma.

5) Pengaturan bekerja dari rumah (work from home).

Menentukan pekerja esensial yang perlu tetap bekerja/datang ke tempat kerja dan pekerja yang dapat melakukan pekerjaan dari rumah.

b. Jika ada pekerja esensial yang harus tetap bekerja selama PSBB berlangsung :

1) Di pintu masuk tempat kerja lakukan pengukuran suhu dengan menggunakan thermogun, dan sebelum masuk kerja terapkan Self Assessment Risiko covid-19 untuk memastikan pekerja yang akan masuk kerja dalam kondisi tidak terjangkit covid-19.

2) Pengaturan waktu kerja tidak terlalu panjang (lembur) yang akan mengakibatkan pekerja kekurangan waktu untuk beristirahat yang dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan/imunitas tubuh.

3) Untuk pekerja shift :

a) Jika memungkinkan tiadakan shift 3 (waktu kerja yang dimulai pada malam hingga pagi hari)

b) Bagi pekerja shift 3 atur agar yang bekerja terutama pekerja berusia kurang dari 50 tahun.

4) Mewajibkan pekerja menggunakan masker sejak perjalanan dari/ke rumah, dan selama di tempat kerja.

5) Mengatur asupan nutrisi makanan yang diberikan oleh tempat kerja, pilih buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu, dan sebagainya untuk membantu mempertahankan daya tahan tubuh. Jika memungkinkan pekerja dapat diberikan suplemen vitamin C.

6) Memfasilitasi tempat kerja yang aman dan sehat,

a) Higiene dan sanitasi lingkungan kerja

Memastikan seluruh area kerja bersih dan higienis dengan melakukan pembersihan secara berkala menggunakan pembersih dan desinfektan yang sesuai (setiap 4 jam sekali).Terutama pegangan pintu dan tangga, tombol lift, peralatan kantor yang digunakan bersama, area dan fasilitas umum lainya.
Menjaga kualitas udara tempat kerja dengan mengoptimalkan sirkulasi udara dan sinar matahari masuk ruangan kerja, pembersihan filter AC.

b) Sarana cuci tangan

 Menyediakan lebih banyak sarana cuci tangan (sabun dan air mengalir).
 Memberikan petunjuk lokasi sarana cuci tangan
 Memasang poster edukasi cara mencuci tangan yang benar.
 Menyediakan handsanitizer dengan konsentrasi alkohol minimal 70% di tempat-tempat yang diperlukan (seperti pintu masuk, ruang meeting, pintu lift, dll)

c) Physical Distancing dalam semua aktifitas kerja. Pengaturan jarak antar pekerja minimal 1 meter pada setiap aktifitas kerja (pengaturan meja kerja/workstation, pengaturan kursi saat di kantin, dll).

d) Mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui Pola Hidup Sehat dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tempat kerja sebagai berikut:

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Mendorong pekerja mencuci tangan saat tiba di tempat kerja, sebelum makan, setelah kontak dengan pelanggan/pertemuan dengan orang lain, setelah dari kamar mandi, setelah memegang benda yang kemungkinan terkontaminasi.

Etika batuk Membudayakan etika batuk (tutup mulut dan hidung dengan lengan atas bagian dalam) dan jika menggunakan tisu untuk menutup batuk dan pilek, buang tisu bekas ke tempat sampah yang tertutup dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelahnya.

Olahraga bersama sebelum kerja dengan tetap menjaga jarak aman, dan anjuran berjemur matahari saat jam istirahat. Makan makanan dengan gizi seimbang.

ILUSTRASI - Jaga jarak dan gunakan pelindung diri masker dalam rangka tangkal penyebaran virus Corona saat beraktvitas belanja di luar rumah, di Hypermart Plaza Balikapan Jalan Jenderal Sudirman Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur, Sabtu (23/5/2020) sore.
ILUSTRASI - Jaga jarak dan gunakan pelindung diri masker dalam rangka tangkal penyebaran virus Corona saat beraktvitas belanja di luar rumah, di Hypermart Plaza Balikapan Jalan Jenderal Sudirman Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur, Sabtu (23/5/2020) sore. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO)

Hindari penggunaan alat pribadi secara bersama seperti alat sholat, alat makan, dan lain lain.
c. Sosialisasi dan Edukasi pekerja mengenai covid-19

1) Edukasi dilakukan secara intensif kepada seluruh pekerja dan keluarga agar memberikan pemahaman yang benar terkait masalah pandemi covid-19, sehingga pekerja mendapatkan pengetahuan untuk secara mandiri melakukan tindakan preventif dan promotif guna mencegah penularan penyakit, serta mengurangi kecemasan berlebihan akibat informasi tidak benar.

2) Materi edukasi yang dapat diberikan:

a) Penyebab covid-19 dan cara pencegahannya

b) Mengenali gejala awal penyakit dan tindakan yang harus dilakukan saat gejala timbul.

c) Praktek PHBS seperti praktek mencuci tangan yang benar, etika batuk

d) Alur pelaporan dan pemeriksaan bila didapatkan kecurigaan

e) Metode edukasi yang dapat dilakukan: pemasangan banner, pamphlet, majalah dinding, dll di area strategis yang mudah dilihat setiap pekerja seperti di pintu masuk, area makan/kantin, area istirahat, tangga serta media audio & video yang disiarkan secara berulang. SMS/whats up blast ke semua pekerja secara berkala untuk mengingatkan.

f) Materi edukasi dapat diakses pada www.covid19.go.id.

“Dengan menerapkan panduan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko dan dampak pandemi covid-19 pada tempat kerja khususnya perkantoran dan industri, dimana terdapat potensi penularan akibat berkumpulnya banyak orang dalam satu lokasi,” kata Menkes Terawan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kecemasan Melaney Ricardo di Masa New Normal, https://www.tribunnews.com/seleb/2020/06/11/kecemasan-melaney-ricardo-di-masa-new-normal.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved