Dua Korban Kecelakaan Helikopter di Kendal Dimakamkan Berdampingan di TPU Kembangarum Semarang

Dua korban kecelakaan helikopter Mi 17 milik Pusdik Penerbad yang jatuh di Kendal Jawa Tengah dimakamkan berdampingan di TPU Kembangarum Semarang

Editor: Mathias Masan Ola
(ANTARA FOTO/WAWAN HADI)
Petugas berupaya memadamkan api dari sebuah helikopter yang jatuh di Kawasan Industri Kendal (KIK), Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2020). Belum diketahui penyebab jatuhnya helikopter jenis MI-17 bernomor registrasi HA 5141 milik TNI-AD yang mengakibatkan empat awak tewas dan lima awak lainnya dilarikan ke rumah sakit. 

TRIBUNKALTIM.CO - Dua korban kecelakaan helikopter Mi 17 milik Pusdik Penerbad yang jatuh di Kendal Jawa Tengah dimakamkan berdampingan di TPU Kembangarum Semarang. itu dilakukan setelah Lettu Cpn Vira Yudha Bagus Senastri korban selamat pada kecelakaan itu juga meninggal.

Duka kembali menyelimuti keluarga korban kecelakaan helikopter Mi 17 milik Pusdik Penerbad yang jatuh di Kendal, Jawa Tengah. Salah satu korban selamat, Lettu Vira Yudha Bagus Sanestri, dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (13/6/2020) malam.

Vira meninggal di Rumah Sakit Umum Pusat atau RSUP Kariadi Semarang setelah menjalani perawatan selama satu pekan.

Jenazah Lettu Vira Yudha dimakamkan pada Minggu (14/6/2020) di Tempat Pemakaman Umum ( TPU ) Bergota II atau TPU Kembangarum, Semarang. Dia dimakamkan bersebelahan dengan makam Lettu Wisnu Tia Aruni yang dimakamkan pada sepekan sebelumnya.

Baca juga; Artis Muda India Ini Bunuh Diri di Tengah Pandemi Covid-19, Sushant Singh Rajput hingga Sejal Sharma

Baca juga; Mampu Membantu Menjaga Kesehatan Tubuh, Berikut ini 5 Kulit Buah yang Kaya Akan Antioksidan

Seperti pada pemakaman Lettu Wisnu, pemakaman Lettu Vira Yudha juga dilakukan secara militer dan dihadiri Danpuspenerbad, Mayjen Teguh Pudjo Rumekso. "Waktu awal-awal perawatan menunjukan tren yang baik kondisi tubuhnya. Namun dua hari belakang mengalami penurunan fungsi paru-paru dan ginjal," ujarnya seusai upacara pemakaman di TPU Kembangarum, Minggu.

Teguh mengatakan, korban selamat lainnya yang saat ini menjalani perawatan menujukkan perkembangan kesehatan yang baik. Mereka menjalani perawatan di RSUP Kariadi dan RSPAD Gatot Subroto.

Baca juga; Selama Era New Normal, Ini 10 Kebiasaan Baru Penumpang Pesawat di Bandara, Tiba Lebih Awal 2-3 Jam

Baca juga; Bukan Dipecat, Ini Sanksi Bagi Dua PNS Disdik di Asahan yang Selingkuh lalu Pingsan di Mobil

"Saat ini proses investigasi masih berjalan. Investigasi ini dilakukan oleh tim yang independen. Tentunya akan kami evaluasi atas kejadian ini. Nantinya saat hasil investigasi keluar akan menjadi bahan perbaikan kepada kami," kata Teguh.

Helikopter jenis MI 17 milik Pusdik Penerbad mengalami pendaratan keras dan terbakar di Kendal pada Sabtu (6/6/2020).

Dari sembilan orang diangkut helikopter itu, empat orang meninggal di tempat dan lima orang menjalani perawatan. Penerbangan tersebut merupakan bagian dari latihan penerbang satu yang membentuk para pesertanya menjadi calon kapten pilot.

Latihan yang dilakukan yakni berupa latihan manuver, latihan mendarat dan lepas landas.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Innalillahi Wa Innaillaihi Rojiun, Lettu Vira Yudha Korban Heli Jatuh di Kendal Meninggal Dunia. 

Dan telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Kecelakaan Helikopter di Kendal Bertambah, Lettu Vira yang Sempat Dirawat Meninggal Dunia"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved