Selasa, 28 April 2026

Selain Pastikan Kapan Sekolah Dibuka, Nadiem Makarim Diminta Urus Hal Lain yang Tak Kalah Penting

Selain pastikan kapan sekolah dibuka, Nadiem Makarim diminta memastikan terwujudnya relaksasi uang kuliah tunggal ( UKT ) bagi mahasiswa.

KOMPAS.com/Ihsanuddin
Mendikbud Nadiem Makarim diminta urus hal lain yang tak kalah penting selain umumkan kapan sekolah dibuka 

TRIBUNKALTIM.CO - Selain pastikan kapan sekolah dibuka, Nadiem Makarim diminta memastikan terwujudnya relaksasi uang kuliah tunggal ( UKT ) bagi mahasiswa hingga membantu perguruan tinggi swasta.

Mendikbud Nadiem Makarim telah mengumumkan kapan sekolah dibuka hingga waktu Kegiatan Belajar Mengajar tatap muka dilaksanakan.

Kendati demikian, ada satu hal lagi yang tak kalah penting bagi dunia pendidikan di tengah pandemi covid-19.

Umumkan Kapan Sekolah Dibuka, Tak Sembarangan Bisa Belajar Tatap Muka, Ini Syarat Nadiem Makarim

Jadwal Masuk Sekolah SD Mulai September, Kapan Giliran SMP dan SMA? Nadiem Makarim Beri Jawaban

Keputusan Nadiem Makarim, Resmi Kemendikbud Beber SD Paling Cepat Masuk September, Kapan SMP dan SMA

Universitas dan mahasiswa turut membutuhkan perhatian Kemendekbud di masa sulit melawan Virus Corona.

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memastikan terwujudnya relaksasi uang kuliah tunggal ( UKT ) bagi mahasiswa di seluruh perguruan tinggi.

Kebijakan ini penting mengingat pandemi Covid-19 berdampak pada menurunnya kemampuan ekonomi mahasiswa atau orang tua/wali mahasiswa.

"Kami ingin memastikan kembali terkait dengan relaksasi UKT.

Kami minta supaya ini bisa terlaksana dan terimplementasi dengan baik," kata Syaiful dalam konferensi pers virtual yang digelar Senin (15/6/2020) mengutip Kompas.com.

Untuk memastikan kebijakan tersebut terlaksana, Syaiful Huda mendorong Nadiem Makarim untuk membentuk satuan tugas khusus (task force).

Satuan tugas tersebut nantinya berwenang melakukan supervisi dan evaluasi kebijakan relaksasi.

"Kami mendorong supaya Mendikbud membikin task force buat secara berkala melakukan supervisi evaluasi terhadap kampus-kampus yang belum secara maksimal melaksanakan relaksasi terhadap UKT ini," ujar Syaiful.

Selain itu, Syaiful juga meminta Kemendikbud memberikan bantuan pada perguruan tinggi atau sekolah yang mengalami kekurangan dana akibat wabah covid-19.

Menurut Syaiful, pandemi mengakibatkan banyak sekolah dan kampus swasta kolaps.

Kemendikbud diharapkan dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah terkait hal ini.

"Kami berharap, ada kebijakan khusus dari Kemendikbud, termasuk berkolaborasi maksimal terhadap pemda-pemda untuk memberikan uluran tangan terhadap sekolah-sekolah dan kampus-kampus swasta yang mengalami kolaps menghadapi pandemi covid-19 ini," kata Syaiful.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved