Gegara Pandemi Covid-19, Seleksi Paskibraka di Bontang Dibatalkan
Seleksi Paskibraka mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional dibatalkan
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Warga Bontang dipastikan tak bakal melihat aksi Paskibraka saat mengibarkan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia, 17 Agustus 2020 mendatang.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Kota Bontang, Kalimantan Timur Bambang Cipto Mulyono.
"Seleksi Paskibraka mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional dibatalkan," katanya.
Pembatalan seleksi Paskibraka tersebut berdasarkan surat Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga PP.00.00/4.9.1/E-II.1/IV/2020 tertanggal 9 April 2020.
Baca Juga
Firasat Guru Desak Putu Tiara Pembawa Baki Paskibra Meninggal Misterius, Sekolah Sempat Gelar Ritual
Kabar Duka, Pembawa Baki Paskibra Meninggal Misterius, Tiara Alami Jantung Rusak dan Lambung Bocor
Isinya tentang pengiriman Dokumen Calon Paskibra Nasional 2020 harus mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Status Bencana non-alam covid-19 sebagai bencana alam tanggal 13 April.
"Peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia, tak dilaksanakan rekrutmen Paskibraka dari provinsi, seperti tahun sebelumnya. Penurunan bendera di Istana, akan diatur di bawah koordinasi panitia pusat.
Pelaksanaan pengibaran dan penurunan di tingkat provinsi, akan diinfokan selanjutnya," katanya.
Pelaksanaan kegiatan seleksi dan Diklat calon Paskibraka tingkat provinsi maupun nasional dibatalkan sebagai upaya mematuhi protokol kesehatan terkait covid-19.
"Atas dasar itu rekrutmen Paskibraka di tingkat Bontang dibatalkan, ini berlaku seluruh Indonesia," ucapnya.
Untuk diketahui, proses seleksi paskibraka telah dilakukan sejak Februari 2020 lalu.
Dari ratusan pelajar, terjaring 55 Paskibraka terbaik Kota Bontang. Mereka telah melewati tes tertulis, wawancara, PBB, Samapta, Kesehatan dan Psikologis.
"Kita dapat 55 orang terbaik. Terakhir ikuti MCU di RSUD, namun saat mau masuk ada pandemi, jadi tertunda sampai dengan terbitnya keputusan ini," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/01-kepala-dinas-pemuda-olahraga-dan-pariwisata-bontang-kalimantan-timur-bambang-cipto-mulyono.jpg)