Virus Corona di Balikpapan
Bertambah 5 Kasus Baru Covid-19 di Balikpapan, Tiga Hasil Tracking Pekerja Migas yang Positif
Sebanyak 9 hasil swab kembali diterima Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan, Kalimantan Timur, hari ini, Sabtu (20/6/20)
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Sebanyak 9 hasil swab kembali diterima Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan, Kalimantan Timur, hari ini, Sabtu (20/6/2020).
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan, Rizal Effendi menyatakan, dari swab yang diterima, 5 kasus terkonfirmasi positif, sedangkan 4 lainnya dinyatakan negatif atau sembuh dari covid-19.
"Dengan 5 kasus baru maka total pasien positif jumlahnya 124 kasus. Kemudian yang masih dirawat ada 45 orang, dengan pasien sembuh sebanyak 76 orang," ujarnya.
Sementara itu, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty, 5 kasus terkonfirmasi positif diantaranya merupakan hasil tracking pekerja migas.
Baca Juga
Kabur dari Rumah Sakit, Pasien Virus Corona Justru Tulari Anggota Keluarga, Begini Nasibnya Sekarang
Dexamethasone Dijuluki Obat Dewa dan Disebut Bisa Sembuhkan Corona, Awas Efek Samping yang Timbul
2 Naker Positif Corona Operasi TA Pabrik Wajib Jalan, Pupuk Kaltim Beber Alasan Pakai Naker Luar
Pada kasus positif pertama BPN120 merupakan seorang laki-laki berusia 44 tahun. Ia ber-KTP Jakarta, pekerja migas dari hasil riwayat tracking BPN117 yang kemarin dirilis.
Dikarenakan BPN117 positif maka gugus tugas pun melakukan tracking kepada teman seperjalannya dan ternyata kedua temannya juga positif.
"Jadi kita beri kode BPN120 dan BPN121, jadi dua-duanya adalah hasil tracking dari BPN117. Pada BPN121 berusia 28 tahun, juga KTP luar daerah. Jadi ketiganya semua positif," sebutnya.
Sementara pada pasien BPN122 berusia 35 tahun ber-KTP Balikpapan dengan riwayat skrining perusahaan untuk kembali bekerja, tepatnya pada Rig Migas di Tarakan, Kalimantan Utara.
Adapun pada pasien BPN123 berusia 70 tahun, datang ke rumah sakit dengan penyakit komordit.
Namun dalam penyakit keluhannya tidak ada yang berupa gejala khas covid-19. Sakit yang dirasakan ialah dengan keluhan di tulang belakang, diare dan muntah.
"Jadi dilakukan pemeriksaan, hasil rontgennya pneumonia, hasil rapid test reaktif, dilanjut swab ternyata positif covid-19," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/001-walikota-balikpapan-rizal-effendi.jpg)