Minggu, 10 Mei 2026

Virus Corona

Kabar Terbaru Bahaya Virus Corona dari WHO, Belum Pernah Terjadi, Negara Semangat Buka Ekonomi

Simak kabar terbaru bahaya Virus Corona dari WHO, belum pernah terjadi, negara semangat buka ekonomi.

Tayang:
Editor: Rafan Arif Dwinanto
@youtube official tribun kaltim
Jaga Jarak sampai 2 Meter, WHO Peringatkan Potensi Puncak Kedua Corona 

TRIBUNKALTIM.CO - Simak kabar terbaru bahaya Virus Corona dari WHO, belum pernah terjadi, negara semangat buka ekonomi.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengungkap fakta baru tentang penyebaran Virus Corona atau covid-19.

Lonjakan kasus covid-19 meningkat signifikan dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Bukti lonjakan Virus Corona tersebut, kata WHO, sudah terlihat di Amerika Serikat.

Virus Corona masih menjadi perhatian global.

Hingga saat ini, wabah covid-19 telah menginfeksi lebih dari 8,7 juta orang di seluruh dunia..

 Daftar Daerah Dilalui Gerhana Matahari Cincin Minggu 21 Juni 2020 & Waktu, Ada Cara Aman Melihatnya

 Tega! Suami Jual Istri Rp 300 Ribu ke Pria Lain Demi Beli Makanan, Adegannya Direkam untuk Promosi

 Nonton Drakor Ji Chang Wook, Backstreet Rookie Eps 1, Catatan Rating vs The King: Eternal Monarch

 Pejabat PLN Sebut Drama Korea Jadi Penyebab Kenaikan Tagihan Listrik, Begini Reaksi Anggota DPR

Terkait penyebaran covid-19 ini, WHO mengatakan, dunia telah memasuki fase baru dan berbahaya.

Dikutip Tribunnews dari Oann, Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus buka suara melalui pernyataan dalam konferensi pers, Jumat (19/6/2020).

Dr Tedros menyoroti jumlah kasus Virus Corona harian yang dikonfimasi meningkat.

Bahkan, kasus infeksi mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, Kamis (17/6/2020).

"Hampir setengah dari kasus itu dilaporkan di Amerika," kata Dr Tedros.

"Banyak orang yang merasa muak berada di rumah, banyak negara sangat bersemangat membuka kembali wilayahnya dan ekonomi mereka," tambahnya.

"Tetapi, Virusnya masih menyebar dengan cepat. Itu masih mematikan, dan kebanyakan orang masih rentan," papar Dr Tedros.

Lebih lanjut, Dr Tedros mengatakan, agar berbagai pihak melanjutkan dan terus mendorong semua orang yang keluar dari pedoman lockdown untuk melakukannya dengan hati-hati dan bertahap.

Virus Corona Global

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved