Sabtu, 11 April 2026

News Video

NEWS VIDEO Seru dan Puas Dapat Ilmu Membuat Dodol, Permen dan Sirup dari Bimtek Mengolah Nanas

Faisal bersyukur bimtek lancar dan antusias diikuti peserta dan mengingatkan berbagi ilmu dan informasi setelah mengikuti bimtek mengolah nanas

Editor: Faizal Amir

TRIBUNKALTIM.CO- Bimtek berupa pengolahan produk hasil olahan buah nanas untuk para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) pangan yang terdampak Covid-19 diselenggarakan dan didukung oleh Dinas Perindustrian ( dan Perdangan Provinsi Kaltim dilaksanakan di Kantor Dinas Perindustrian (Disperin) Samarinda berlangsung lancar diikuti antusias para peserta.

 Pantauan TribunKaltim.co, Jumat (19/6/2020). Narasumber dari Disperindagkop Kaltim,Pakar Pangan, Tri Sulistiya Andayani,  mengarahkan para peserta pada jenis olahan buah nanas, diantaranya sirup dan selai.  Kabid Industri Disperindagkop Provinsi, Erwinsyah,  dan  Penyuluh Disperindagkop Kaltim Mujahin mengutarakan  bila membuat sesuatu produk makanan yang di jaga adalah kulaitas kebersihannya baik dalam peralatan maupun proses pembuatannya."Dan sebaiknya segera di daftarkan izinnya bila sudah ada produk yang ingin kita jual apa pun bentuk produknya itu . Karena umumnya produk yang dibuat sudah ada di pasaran dan bersaing, "imbaunya,

 Kepala Disperin Samarinda, Muhammad Faisal, Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 15-19 Juni 2020 yang diikuti sebanyak 40 peserta yang terbagi menjadi dua kelas secara bergantian dengan tetap memperhatikan protokol Kesehatan covid-19 dan sesuai pula dengan Surat Edaran masa relaksasi ke-2 di kota Samarinda, dimana boleh mengadakan kegiatan pertemuan dengan batas tidak boleh melebihi 50% kapasitas Gedung. 

Faisal bersyukur bimtek lancar dan antusias diikuti peserta dan mengingatkan berbagi ilmu dan informasi setelah mengikuti bimtek mengolah nanas.

 "Alhamdulilah dari bimtek yang telah berlangsung dapat meningkatkan wawasan.Selanjutnya para peserta ibu ibu dapat menyebarkan ilmunya pada anak, keluarga, tetangga.Minimal kita dapat saling silaturahmi, dapat manfaat.Ingat juga  kekuatan promosi dimulai dari para peserta lakukanlah promosi saja kapanpun dimanapun harus harus percaya diri alias pede.Masak sih dengan teman sebelahnya  sampai sekitar dua hari ikut bimtek di samping teman, tak ditawari produknya,"ungkapnya.

Peserta warga Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, Henny Suryani menuturkan pada TribunKaltim, pukul 18.00 WITA,  mengaku datang dan ikut sejak 15 sampai 19 Juni atas informasi dari Ketua RT, dan sangat antusias menurutnya bermanfaat bimtek mengolah buah nanas.

 " Kalau kesan saya ibu  para narasumber sangat baik dan bersahaja memberi penjelasan kepada kita cukup detail sampai trik dan tehnik bagaimana cara membuat makanan menjadi enak dan beda,"katanya.

 Henny yang baru membuka usaha minuman ringan teh para narasumber mudah dipahami dalam menjelaskan mengolah buah nanas.

" Detailnya itu seperti dalm pemberian gula putih atau pemanis rasanya sebaiknya di berikan di akhir setelah makanan kita hampir matang Untuk masalah timbangan misalnya kita tidak bisa diukur dengan perkiraan besarnya.Pemberian gula putih atau pemanis rasanya pada produk selai, nanas, dodol, permen sebaiknya di berikan di akhir setelah makanan jenis dodol saat kita hampir matang . Dan  ada kiatnya  nya tapi di usahakan gula itu belakangan dalam penambahannya. Dan  kita tanpa pemanis buatan yah semua asli dan murni hanya pakai gula pasir. Dana kalau dodol nanas ada sedikit gula merah pokoknya tanpa pemanis buatan, supaya  makanan kita sehat, "jelasnya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved