Minggu, 19 April 2026

Mahakam Lampion Garden Samarinda Kembali Dibuka, Pengunjung Wajib Pakai Masker

Suasana akhir pekan di Mahakam Lampion Garden (MLG) Jalan Selamet Riyadi kembali mulai diminati pengunjung saat mulai dibuka, Sabtu(20/6/2020) malam

Penulis: Nevrianto | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
MLG KEMBALI BUKA-Suasana Mahakam Lampion Garden(MLG) dengan pegunjung berada di area Pasar Wisata saat New Normal hari ketiga pertama kali buka   di Jalan Selamet Riyadi Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda, Sabtu (20/6/2020) malam.MLG melalukan pembatasan pengunjung, melaksanakan protokol kesehatan guna bangkit kembali sebagai destinasi menghilangkan rasa penat para pengunjung 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA-Suasana akhir pekan di Mahakam Lampion Garden (MLG) Jalan Selamet Riyadi kembali mulai diminati pengunjung saat  mulai dibuka,  Sabtu(20/6/2020) malam.

Sebelumnya, tempat ini sempat ditutup sementara karena pandemi covid-19 pertengahan bulan Maret di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

 Manajer MLG, Dian  Rosita didampingi tim Kreatif MLG Vandem   menuturkan, sejak 3 hari lalu MLG kembali beroperasi di era new normal dengan jumlah pengunjung dibatasi serta tetap menjalanka protokol kesehatan.

Mulai dari dengan cuci tangan di tempat yang disediakan, pengukuran suhu tubuh dengan thermogun, dan selalu diingatkan mengenakan masker melalui pengeras suara.

Baca Juga

Daftar Tempat Wisata yang Sudah Dibuka di Jakarta Minggu 21 Juni 2020, Salah Satunya Ancol

Luhut Pandjaitan Beber Jadwal Pembukaan Lokasi Pariwisata, Ada Agenda Internasional, Bali, NTT Siap

Disporapar Balikpapan Gandeng Perbankan, Terapkan Pembayaran Wisata via Online

 "Fasilitas atau wahana MLG masih  belum seluruhnya dibuka untuk anak anak seperti mainan pasir ,play ground sementara ditutup.

Trampolin boleh beroperasi dibatasi hanya 2 orang yang main dengan gratis fasilitas para pengunjung .

Kemudian untuk kegiatan  menggambar  kita dalam tahap sosialisasi. Untuk pensil gambarnya diharapkan  bawa masing masing sendiri, sambil menunggu situasi masyarakat karna keberhasilan  MLG juga perlu didukung kepatuhan masyarakat pada protokol kesehatan covid-19," kata Dian Rosita.

 Selain itu, para Pengunjung juga diperiksa dan dilakukan persuasi untuk mengenakan masker.

"Beberapa pngunjung kita cegat  jika tidak bawa kami siapkan untuk beli atau masker yang hanya dibawa perlu dipastikan  untuk menggunakannya.

Namanya suasana baru akibat wabah covid-19 ada pembatasan pengunjung mengukuti arahan dari Kementeria Kesehatan dan tim Gugus Tugas Covid-19," katanya.

Bukan hanya itu, untuk area pasar wisata haya diizinkan 150 orang pengunjung dari jumlah pengunjun biasanya 400 sampai 500 orang.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved