Senin, 27 April 2026

Virus Corona

Usai Gelar Pesta Pernikahan Satu Persatu Keluarga Terinfeksi Corona Hingga Meninggal Dunia

Penyebabnya satu persatu keluarga tertular virus Corona setelah mengadakan pesta pernikahan.

canva/tribunkaltim
Ilustrasi Usai Gelar Pesta Pernikahan Satu Persatu Keluarga Terinfeksi Corona Hingga Meninggal Dunia 

TRIBUNKALTIM.CO - Pesta pernikahan yang digelar warga di Semarang Jawa tengah berakhir duka.

Penyebabnya satu persatu keluarga tertular virus Corona setelah mengadakan pesta pernikahan.

Bahkan dikabarkan ada yang meninggal dunia karena covid-19. 

Warga Kota Semarang, Jawa Tengah nekat menggelar pesta pernikahan dengan melanggar ketentuan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM).

Akibatnya, pesta pernikahan tersebut justru berakhir duka setelah satu per satu kerabat sakit hingga meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan Pemkot Semarang, banyak di antara mereka yang rupanya terkonfirmasi positif Covid-19 usai dilakukan tracing.

  PNS Tidak Produktif Siap-siap Dinonaktifkan, Pemerintah Jokowi Kaji Pengurangan ASN di Indonesia

 Alasan Jokowi Batal Banding Putusan Blokir Internet Papua, Pengajuan Banding Bakal Ditarik

 Jokowi Ulang Tahun di Tengah Pandemi Covid-19, Fadjroel Rachman Lebih Dulu Beri Ucapan via Twitter

 Hasil Survei Terbaru, Penilaian Kinerja Presiden Jokowi & Wapres Maruf Amin, Siapa Lebih Memuaskan?

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi mengemukakan, peristiwa ini terjadi sekitar pertengahan Juni 2020.

Ada warga Semarang yang menggelar pernikahan.

Namun, tutur Hendi, pernikahan itu dilakukan tak sesuai prosedur seharusnya di tengah pandemi.

"Kejadian empat hari yang lalu ada pernikahan yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan karena lebih dari 30 orang," kata dia, Sabtu (20/6/2020).

Satu per satu meninggal, ditemukan banyak kasus positif Acara pernikahan yang seharusnya berakhir bahagia justru menjadi duka.

Sebab setelah pesta pernikahan itu, satu per satu keluarga sakit, kritis hingga ada yang meninggal dunia.

"Tersiar kabar ibu salah seorang pengantin meninggal dunia. Kemudian menyusul ayahnya sakit kritis positif Covid-19," tutur dia.

Tak berhenti sampai di situ, kasus keluarga yang meninggal masih berlanjut hingga pemerintah melakukan tracing.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved