Rabu, 20 Mei 2026

Gempa

Gempa Hari Ini, Magnitudo 5 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta, Warga Keluar Rumah

Gempa hari ini, Senin 22 Juni 2020, magnitudo 5 guncang Pacitan, Jawa Timur ( Jatim ), terasa hingga Yogyakarta, warga keluar rumah.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Twitter infoBMKG
Gempa hari ini, Senin 22 Juni 2020, magnitudo 5 guncang Pacitan, Jawa Timur ( Jatim ), terasa hingga Yogyakarta, warga keluar rumah 

TRIBUNKALTIM.CO - Gempa hari ini, Senin 22 Juni 2020, magnitudo 5 guncang Pacitan, Jawa Timur ( Jatim ),  terasa hingga Yogyakarta, warga keluar rumah.

Hari ini, Senin 22 Juni 2020 terjadi gempa Pacitan, Jawa Timur ( Jatim ).

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ), gempa magnitudo 5 tersebut terjadi pukul 02.33 WIB.

Dilansir dari @infoBMKG, gempa Pacitan yang terjadi Senin 22 Juni 2020 bermagnitudo 5,0 SR.

Lokasi gempa di 107 Km barat daya Pacitan Jawa Timur dengan kedalaman 63 Km.

Gempa tersebut terasa hingga DIY dan sekitarnya.

Warga sempat kaget gempa saat merasakan gempa beberapa detik.

Dari pengamatan di sekitar Kecamatan Pakualaman, Kota Yogyakarta, gempa dirasakan cukup kuat.

"Iya gempa cukup kuat, sampai kaget," kata Lia, warga Kecamatan Pakualaman.

Tak hanya Yogyakarta, warga di wilayah Kabupaten Gunungkidul juga merasakan gempa tersebut.

"Kami sampai keluar rumah, di sini cukup kuat," ucap Deta, warga Kapanewon Playen, Gunungkidul melalui pesan singkat.

Warga Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Surisdiyanto juga menyampaikan hal serupa.

"Warga di sini geger, saya saja lari," ucap Suris.

Kakak Beradik Urunan Beli Mobil Baru Untuk Orangtua, Sifat Sang Ayah Mendadak Berubah

Hamil Muda, Zaskia Gotik Diboyong ke Balikpapan, Ini Perlakuan Keluarga Sirajuddin, Kado Kakak Ipar

60 Km Jalan Tol Menuju Ibu Kota Negara di Penajam akan Dibangun, Ground Breaking Desember 2020

Ramalan Zodiak Senin 22 Juni 2020, Capricorn Menanggung Beban Pekerjaan, Gemini Penuh Energi

Dilansir dari bmkg.go.id, sejumlah wilayah yang merasakan dampak gempa Pacitan magnitudo 5 hari ini, Senin 22 Juni 2020 adalah:

- Skala II Yogyakarta

Skala III Bantul

Skala III Sleman

- Skala III Wonogiri

Skala III Tulungagung

Skala III Karangkates

Skala II Nganjuk

Skala II Trenggalek

Skala II Purworejo

Skala II Ponorogo

Skala II Banjarnegara

Skala II Purwokerto

Skala III Pacitan

Skala II Klaten

Skala II Sukoharjo

Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ), berikut info MMI yang dapat dipelajari:

I MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.

Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.

Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Semua orang di rumah keluar.

Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.

Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.

Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Berikut tindakan yang perlu kamu lakukan saat gempa terjadi.

1. Tetap tenang

Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!

Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah tempat yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu.

Berlindung di bawah meja adalah tempat terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.

Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk.

Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.

Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.

Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.

4. Di kerumunan

Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.

Untuk mengindari hal tersebut. kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.

Hindari daerah dekat lereng karena ada kemungkinan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Di laut

Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.

Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.

Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.

Hasil Liga Italia Serie A, Inter Milan vs Sampdoria Berakhir 2-1, Nerazzurri Kejar Lazio di 3 Besar

Tjahjo Kumolo Blak-blakan Sebut Rencana Pengurangan ASN, PNS Tidak Produktif Siap-siap Dinonaktifkan

Drama Korea Welcome To Waikiki 2 Tayang Hari Ini di RCTI Plus, Gratis, Bisa Nonton Maraton dari HP

WHO Beber Kapan Vaksin Virus Corona Tersedia, Beberapa Negara Langsung Pesan, Uji Klinis ke Manusia

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gempa Pacitan M 5,0 Terasa hingga Yogyakarta, Tak Berpotensi Tsunami"

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gempa Pacitan M 5,0 Terasa hingga Yogyakarta, https://www.tribunnews.com/regional/2020/06/22/gempa-pacitan-m-50-terasa-hingga-yogyakarta.

Editor: Sanusi

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved