10 Tenaga Kesehatan di Kaltara Terpapar Corona, 6 Orang Telah Sembuh
Sebanyak sepuluh orang tenaga kesehatan di Kalimantan Utara (Kaltara), dilaporkan telah terpapar covid-19 atau Virus Corona.
Penulis: Amiruddin | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Sebanyak sepuluh orang tenaga kesehatan di Kalimantan Utara (Kaltara), dilaporkan telah terpapar covid-19 atau Virus Corona.
Tenaga kesehatan yang terpapar itu merupakan tenaga medis yang terlibat menangani pasien covid-19, hingga yang bertugas di tempat pelayanan kesehatan lainnya.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy.
"Tenaga kesehatan di Kaltara yang terpapar covid-19 sebanyak sepuluh orang, dan enam orang di antaranya telah dinyatakan sembuh.
Jadi masih ada empat orang yang menjalani perawatan," kata Agust Suwandy, kepada TribunKaltim.co, Selasa (23/6/2020) siang.
Baca Juga
Sempat Mereda, Korea Selatan Kini Mengaku Tengah Diserang Gelombang Kedua Virus Corona
WHO Rilis Kabar Mengejutkan, Rekor Penambahan Virus Corona Sepanjang Pandemi, Gelombang Kedua Nyata?
Wilayah Khofifah Hadapi Masalah Lain Virus Corona, 110 Perawat Jatim Terpapar Covid-19, Ini Sebabnya
Sepuluh tenaga kesehatan yang terpapar itu, kata dia, yakni lima orang di Kota Tarakan, empat di Kabupaten Tana Tidung, dan seorang lainnya di Bulungan.
Ditambahkan Agust, tenaga kesehatan yang positif covid-19 telah dilakukan tracing kontak.
Tracing atau pelacakan kontak dilakukan, untuk mendeteksi kemungkinan adanya kontak erat tenaga kesehatan itu yang terpapar Virus Corona.
"Untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan, apalagi memang rerata merupakan kasus lama.
Kalau yang baru di Bulungan ada perubahan pola pelayanan sementara.
Tetapi nanti jika hasil tracing kontak lainnya negatif, maka akan dinormalkan kembali," ujarnya.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kaltara itu menambahkan, dengan adanya sepuluh tenaga kesehatan yang terpapar covid-19, tenaga kesehatan lainnya diminta lebih berhati-hati.
"Kami minta tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit atau puskesmas lebih berhati-hati, dan safety dalam memberikan pelayanan.
Tetapi tetap memberikan pelayanan ke masyarakat dengan memakai metode alternatif sementara," tuturnya.
Sekadar diketahui, hingga hari ini jumlah kasus covid-19 di Kaltara mencapai 177 kasus.
Dari 177 kasus itu, pasien sembuh mencapai 149 pasien, meninggal dunia dua orang, serta 26 orang yang masih dirawat. (*)
Baca Juga
Waspada Wilayah Risma, Attack Rate Virus Corona di Surabaya Meningkat Tajam Sejak PSBB Berakhir
Kabar Terbaru, WHO Rilis Data Mengejutkan, Rekor Penularan Selama Pandemi Virus Corona Baru Terjadi
Kehamilan di Balikpapan Meningkat Kala Pandemi Corona, DP3AKB Berencana Bagi-bagi Alat Kontrasepsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/03-juru-bicara-gugus-tugas-percepatan-penanganan-covid-19-kaltara-agust-suwandy.jpg)