Bendera Partai Megawati Dibakar Pengunjukrasa RUU HIP, Hasto: PDIP Punya Kekuatan Grass-Roots

Bendera Partai Megawati dibakar pengunjukrasa RUU HIP, Hasto Kristiyanto: PDIP punya kekuatan grass-roots

Kolase Tribun Kaltim
Bendera PDIP dibakar saat unjukrasa RUU HIP 

TRIBUNKALTIM.CO - Bendera Partai Megawati dibakar pengunjukrasa RUU HIP, Hasto Kristiyanto: PDIP punya kekuatan grass-roots.

PDIP tak tinggal diam dengan aksi pembakaran bendera partai berlambang Banteng Moncong Putih saat unjukrasa menolak RUU HIP.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku partainya akan membawa hal ini ke jalur hukum.

Hasto Kristiyanto pun meminta para kader PDIP tak terpancing provokasi oknum-oknum  tersebut.

PDI Perjuangan bereaksi keras atas insiden pembakaran bendera PDIP dalam aksi demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila ( RUU HIP) di depan Gedung DPR/MPR Jakarta pada Rabu (24/6/2020) kemarin.

Di sisi lain, video detik-detik pembakaran bendera tersebut terekam dan rekamannya beredar di media sosial.

Adian Napitupulu Kembali Kritik Erick Thohir, Arya Sinulingga Beber Upaya Pembusukan Menteri BUMN

 Hasil Lengkap Rekonstruksi Upaya Pembunuhan Nus Kei, John Kei: Apa Hukuman Untuk Pengkhianat? Mati!

 Sikap Pemerintah Jokowi, Israel Mau Rebut Tepi Barat Palestina, Retno Marsudi Beber Upaya Indonesia

 Kabar Gembira, Meski Jumlah Covid-19 Melejit Dekati Jakarta, Kesembuhan Wilayah Khofifah Mengejutkan

Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristityanto mengatakan pihaknya menyesalkan adanya insiden pembakaran bendera partainya.

Ia menyebut aksi itu sebagai bentuk provokasi.

“PDI Perjuangan ini partai militan, kami punya kekuatan grass-roots, dan kekuatan ini kami dedikasikan sepenuhnya bagi kepentingan bangsa dan negara."

"Meskipun ada pihak yang sengaja memancing di air keruh, termasuk aksi provokasi dengan membakar bendera partai, kami percaya rakyat tidak akan mudah terprovokasi," kata Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Kamis (25/6/2020).

Ia menegaskan, pihaknya bakal mengambil jalur hukum atas pembakaran bendera tersebut.

"Karena itulah mereka yang telah membakar bendera partai, PDI Perjuangan dengan tegas menempuh jalan hukum."

"Jalan hukum inilah yang dilakukan oleh PDI pada tahun 1996, ketika pemerintahan yang otoriter mematikan demokrasi," tegasnya.

Terkait pembahasan RUU HIP, Hasto mengatakan, partainya sejak awal siap mendengarkan aspirasi dari masyarakat serta mengedepankan dialog.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved