Selasa, 19 Mei 2026

6 Orang Diduga Hilang di Laut

Yusuf Warga Penajam yang Diduga Hilang Sudah bisa Dihubungi, Mesin Kapal Sempat Rusak

Yusuf (50) yang sempat diduga hilang bersama lima orang lainnya akhirnya dipastikan selamat.

Tayang:
Penulis: Samir | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Identitas Yusuf yang diduga hilang bersama lima orang saat berangkat dari Pelabuhan Kampung Baru Balikpapan menuju Mamuju Utara 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM-Seorang warga RT 05 Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Yusuf (50) yang sempat diduga hilang bersama lima orang lainnya akhirnya dipastikan selamat.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD PPU, Nurlaila, Jumat (26/6/2020). 

Ia mengatakan, bahwa sudah mendapat kabar dari keluarga Yusuf, Jidil bahwa sudah bisa melakukan hubungan komunikasi melalui ponsel pada pukul 08.20 Wita tadi.

"Katanya mesin kapal yang ditumpangi Pak Yusuf sempat mengalami kerusakan. Tapi sekarang mesin kapan sudah berfungsi kembali dan kapal bisa melanjutkan perjalanan menuju Mamuju Utara," ungkapnya.

Meski mesin kapan sudah berfungsi lanjutnya, namun laju kapal cukup lambat. "Diperkirakan 6 jam lagi akan tiba di pelabuhan di Mamuju Utara," ujar Nurlaila. 

Baca Juga

Ayah di Palembang Kehilangan 3 Anaknya Secara Misterius, Termuda Umur 11 Tahun, Masih Sempat Pamit

Mbah Mblok Menangis, Sepeda Buntutnya Hilang, tak Lagi jualan Sayur dan Gorengan Keliling Kampung

Penelitian Dokter Italia Temukan Virus Corona Sudah Sangat Melemah Bisa Hilang Sendiri Tanpa Vaksin

Sebelumnya, seorang warga RT 05 Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Yusuf (50) diduga hilang bersama lima orang lainnya.

Ia bersama dengan seorang kapten kapal, Samsul, kemudian Busnu dan Hasruddin sebagai ABK dan dua orang yang belum diketahui identitasnya, berangkat dari pelabuhan Kampung Baru Balikpapan ke Pelabuhan Kecamatan Sempo Kabupaten Mamuju Utara pada pukul 07.00 Wita pada, Selasa (23/6/2020) lalu.

Mereka menumpangi kapal PELITA MANDAR untuk menuju Mamuju Utara dari Pelabuhan Kampung Baru Balikpapan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD PPU, Nurlaila mengutarakan kronologis kejadian tersebut, Jumat (26/6/2020) melalui grup WhatsApp BPBD PPU.

Ia mengatakan, Yusuf warga Nipah-nipah ini merupakan pedagang yang membawa barang dagangan dari Sulawesi ke Balikpapan atau sebaliknya untuk dijual .

Setelah melakukan pembongkaran barang yang berasal dari Sulawesi di Balikpapan tanggal 19 Juni 2020, Yusuf kemudian beristirahat selama tiga hari di rumahnya di RT 05 Kelurahan Nipah-Nipah .

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved