Ilmuwan Temukan Virus Baru di China, Berasal dari Babi, Berpotensi Menyebar dan Jadi Pandemi
Dari hasli penelitian virus ini juga bisa berpotensi menjadi pandemi sebagimana covid-19
TRIBUNKALTIM.CO - Di tengah pandemi virus Corona yang belum mereda di sejumlah negara, virus baru ditemukan
Virus yang berasal dari babi itu ditemukan oleh ilmuwan di China.
Dari hasli penelitian virus ini juga bisa berpotensi menjadi pandemi sebagimana covid-19
Para ilmuwan kembali mengidentifikasi adanya jenis virus flu baru yang berpotensi menjadi pandemi di China.
Mereka mengatakan bahwa virus tersebut muncul dan dibawa oleh babi, tetapi berpotensi menginfeksi manusia.
Para peneliti khawatir bahwa virus tersebut dapat bermutasi lebih lanjut sehingga dapat menyebar dengan mudah dari orang ke orang, dan memicu wabah global.
• Hasil Liga Italia, Beri Pelajaran Genoa, Juventus Makin Nyaman di Puncak
• Acara TV Pagi Ini RCTI & Trans TV: Laudya Cynthia Bella Buka-bukaan Hubungannya dengan Tengku Emran
• Ramalan Zodiak Cinta Rabu 1 Juli 2020, Aries Hindari Paksa Kekasihmu, Aquarius Ingin Akhiri Hubungan
• Sule Masuk Kamar Rumah Mewah Dewi Perssik, Janji Mau Nginap, Angga Wijaya Tak Tinggal Diam
Dilansir bbc.com, Selasa (30/6/2020), para ilmuwan menerangkan bahwa virus ini tidak berdampak secara langsung pada manusia saat ini.
Namun ia memiliki semua ciri yang sesuai untuk dapat menginfeksi manusia sehingga membutuhkan pemantauan ketat.
Karena virus ini tergolong baru, manusia dikhawatirkan hanya memiliki sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali kekebalan.
Influenza adalah satu dari berbagai macam jenis penyakit yang diwaspadai para ahli, bahkan ketika dunia masih berusaha untuk mengakhiri pandemi Virus Corona saat ini.
Pandemi flu terakhir yang dihadapi dunia sebelum Covid-19 adalah wabah flu babi pada tahun 2009 yang dimulai di Meksiko .
Namun ternyata wabah ini tidak begitu mematikan seperti yang ditakutkan pada awalnya.
Sebagian besar karena banyak orang yang lebih tua memiliki kekebalan terhadap virus itu.
Disinyalir kekebalan tersebut dapat menghalau virus yang diduga memiliki kemiripan dengan virus flu lain yang telah beredar bertahun-tahun sebelumnya.
Berkaitan dengan hal tersebut, jenis flu baru yang telah diidentifikasi di China, dikatakan mirip dengan flu babi pada tahun 2009 tersebut, tetapi dengan beberapa perubahan baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ternak-babi_20170714_154221.jpg)