Jelang New Normal, Pertamina Beri Bantuan ke Rumah Cagar Budaya Dahor Balikpapan
Dampak pandemi covid-19 berdampak ke seluruh kehidupan masyarakat, termasuk untuk Rumah Cagar Budaya (RCB) Dahor, Balikpapan
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dampak pandemi covid-19 berdampak ke seluruh kehidupan masyarakat, termasuk untuk Rumah Cagar Budaya (RCB) Dahor, Balikpapan, Kalimantan Timur yang ditutup sejak pertengahan bulan Maret lalu.
Sejak diberlakukannya larangan beraktivitas oleh pemerintah, RCB Dahor langsung menghentikan berbagai kegiatan yang biasa dilakukan, seperti menerima kunjungan wisatawan,
pagelaran acara yang bersama dengan berbagai komunitas di Balikpapan, serta acara rutin lainnya seperti kerja bakti dan senam yang dilaksanakan setiap bulan.
Rudiansyah, salah satu relawan pegiat RCB Dahor yang tergabung dalam Dahor Heritage Balikpapan mengungkapkan, sebelum pandemi angka kunjungan wisatawan lokal maupun dari luar Balikpapan mencapai 200 orang setiap bulan.
Baca Juga
Pembahasan SOP Pembukaan Obyek Wisata di Berau, Bupati Muharram Sebut Ada 2 Hal Disepakati
Pandemi Covid-19 Berpengaruh Signifikan Terhadap Sektor Pariwisata di Kutai Timur, Tak Ada Wisatawan
Taman Gubang Jadi Wisata Baru di Kukar, Arungi Danau dan Nikmati Kuliner Khas Kutai
Namun sejak pertengahan Maret RCB Dahor ditutup untuk mencegah penularan covid-19.
“Hampir selama 4 bulan RCB kami tutup guna mendukung program pemerintah mengurangi potensi penyebaran virus covid-19, termasuk membatalkan beberapa kegiatan yang telah dijadwalkan untuk dilaksanakan di RCB Dahor”, ujar Rudiansyah melalui siaran pers.
Dalam penyerahan bantuan ke RCB Dahor, Region Manager Communication & CSR Kalimantan, Roberth M.V. Dumatubun menyampaikan, bahwa bantuan berupa perlengkapan protokol pencegahan covid tersebut diberikan oleh Pertamina untuk mengantisipasi new normal.
“Bantuan berupa fasilitas dispenser beserta sabun cuci tangan, hand sanitizer, tissue dan cairan pembersih tersebut untuk menjaga kebersihan di RCB Dahor, apabila akan dibuka kembali untuk umum setelah kondisi pandemi dianggap telah terkendali," ujarRoberth.
“Saat ini RCB Dahor memang belum dibuka untuk kegiatan kunjungan seperti dalam kondisi normal, namun tetap menerima beberapa kunjungan dengan jumlah peserta yang terbatas untuk keperluan riset dan penelitian," lanjut Roberth.
Baca Juga
Persiapan Pembukaan Destinasi Wisata di Berau, Pengelola Diminta Seleksi Pengunjung di Pintu Masuk
