Kamis, 23 April 2026

Salah Satunya Ada Rawon Gajah Mada, Ini Rekomendasi 7 Rawon yang Legendaris di Surabaya

Salah satunya Ada Rawon Pak Pangat, Ini rekomendasi 7 rawon yang legendaris di Surabaya

Editor: Nur Pratama
Instagaram @rawon_gajah_mada_surabaya
Ilustrasi Rawon Gajah Mada 

TRIBUNKALTIM.CO - Salah satunya Ada Rawon Gajah Mada, Ini rekomendasi 7 rawon yang legendaris di Surabaya

Ya, rawon makanan khas Jawa Timur yang terdiri dari irisan daging sapi empuk, kecambah mentah dengan siraman kuah hitam menjadi menu kuliner wajib yang harus kamu coba.

Rawon memang mudah ditemui di sudut-sudut kota Surabaya.

Tapi kalau kamu ingin mencoba makan rawon yang berbeda dan istimewa bisa mendatangi beberapa warung rawon berikut.

Dilansir TribunTravel dari beberapa sumber, berikut tujuh warung rawon legendaris di Surabaya yang wajib dicoba.

 Sule Masuk Kamar Rumah Mewah Dewi Perssik, Janji Mau Nginap, Angga Wijaya Tak Tinggal Diam

 Update Bursa Transfer, Achraf Hakimi Akhirnya Mendarat di Inter Milan, Senjata Baru Antonio Conte

 Hasil dan Klasemen Liga Spanyol Lionel Messi cs Gagal Kudeta Real Madrid, Barcelona Ditahan Atletico

1. Rawon Setan

Kedai rawon ini berada di kawasan tengah kota tepatnya terletak di Jalan Embong Malang Nomor 78, Genteng, Surabaya persis di depan Hotel JW Marriot Surabaya.

Rawon Setan merupakan satu rawon Surabaya yang paling terkenal dan menjadi favorit pengunjung.

Tidak hanya populer dengan cita rasanya yang lezat menggugah selera, kedai Rawon Setan pun makin terkenal karena buka dari malam hingga pagi hari.

Karena alasan itu pula, kedai Rawon Surabaya ini diberi nama Rawon Setan.

Satu porsi rawon setan Surabaya disajikan terpisah dengan nasi dengan pilihan menu pendamping seperti telur asin, gorengan, hingga aneka satenya.

Kedai Rawon Setan ini buka dua kali yakni mulai pukul 08.00 WIB-16.30 WIB dan 18.00 WIB-04.00 WIB.

 2. Rawon Nguling

Kedai Rawon Nguling ini terletak di Jalan Kendang Sari Industri Nomor 41 B, Kendangsari, Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya.

Kedainya telah buka sejak 1940-an dengan menu yang masih otentik sejak dirintis oleh Mbah Karyoredjo.

Di sini Rawonnya disajikan dengan tauge yang masih segar, sehingga ketika dinikmati dengan daging dan kuah rawon ada sensasi krenyes-krenyes.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved