Breaking News:

Jika Sudah Saatnya Segera Ganti Kampas Rem Motor, Hati-hati Kalau Terlambat, Ini Akibatnya

Kampas rem sepeda motor yang sudah habis harus segera diganti. Jangan karena dengan alasan mengirit justru malah akhirnya berdampak buruk pada kompone

Otomania/Setyo Adi)
Kondisi kampas rem yang sudah habis. Titik putih di samping adalah tanda kampas butuh diganti. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Kampas rem sepeda motor yang sudah habis harus segera diganti. Jangan karena dengan alasan mengirit justru malah akhirnya berdampak buruk pada komponen lain.

Reno, Teknisi Astra Honda Authorize Service Station ( AHASS ) di Jakarta Timur, mengatakan, sering memaksakan pakai kampas rem yang sudah habis membuat piringan cakram jadi baret-baret.

"Piringan cakram yang kondisi baretnya sudah parah bisa membuat pengereman menjadi tidak pakem, meskipun kampasnya sudah diganti dengan yang baru," kara Reno kepada Kompas.com, belum lama ini.

Hal itu terjadi kata Reno, karena saat tuas rem ditarik, penjepitan yang dilakukan oleh kampas rem ke piringan cakram menjadi tidak sempurna, atau istilahnya tidak menggigit.

Baca juga; AHASS Bengkel Resmi Honda Berikan Bantuan ke Pejuang Lawan Covid-19 di Kalimantan Timur dan Kaltara

Baca juga; Diskon 30 Persen Service Motor Honda, Lokasi di Bengkel Resmi AHASS, Berikut Jadwal Bukanya

Selain itu, jika piringan cakram sudah baret maka ketika ganti kampas rem baru, maka kampas rem juga cepat habis. Sebab kampas rem jadi berkerja dua kali lipat seperti mencengkeram 'parutan.'

"Sebab, permukaan piringan tidak rata dan menjadi kasar. Sehingga ketika pengereman dilakukan, asbes kampas rem tergerus lebih keras. Hal ini membuat boros penggunaan kampas," katanya.

Piringan cakram yang mengalami baret cukup parah bisa diamplas atau dibubut supaya kembali halus. Tapi efek lainnya ialah cara ini membuat piringan menjadi tipis, dan juga berpengaruh pada performa pengereman.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Efek Sengaja Telat Ganti Kampas Rem Motor"

Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved