Camping Komunitas di Pantai Panrita Lopi Kukar, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Peserta
Pemuda di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara bekerjasama dengan pengelola Pantai Panrita Lopi akan mengadakan camping komunitas pada 8-9 Juli
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Pemuda di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur bekerjasama dengan pengelola Pantai Panrita Lopi akan mengadakan camping komunitas pada 8-9 Juli ini.
Peserta merupakan komunitas dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur.
Tema yang diusung ialah bergerak searah melawan kecemasan dan ketakutan terhadap covid-19.
Sesuai tema, sejumlah syarat harus dipenuhi peserta. Pertama ialah harus mengikuti dan menjalankan protokol kesehatan penanganan covid-19.
Kemudian harus membawa tenda dan konsumsi kebutuhan masing-masing komunitas selama camp.
Baca Juga
NEWS VIDEO Komunitas Pemuda Bersama Bayur Berbagi, Bantu Warga di Bulan Ramadan dan Pandemi Corona
Komunitas Pemuda Bersama Bayur Berbagi Serahkan Paket Sembako kepada Warga di Samarinda Utara
Komunitas Paskas Tarakan Salurkan Paket Buka Puasa Kepada Kaum Dhuafa dan Guru Ngaji Setiap Hari
Namun jangan khawatir, di Pantai Panrita Lopi peserta dapat menyewa kebutuhan camp, termasuk terdapat warung 24 jam siap memenuhi kebutuhan konsumsi peserta.
“Hari ini kami telah bertemu dengan pengelola pantai, dimana tuan rumah menyatakan siap 100 persen untuk agenda 8 hingga 9 Juli 2020 ini,” kata Koordinator Panitia Ke
mping Komunitas Rudi Herawan, Minggu (5/7/2020).
Rudi menjelaskan, tiap peserta yang mendaftar per orangnya membayar Rp 20 ribu untuk biaya administrasi dan transportasi penyebrangan. Sementara untuk di pantai, gratis biaya masuk.
“Selain sejumlah rangkaian kegiatan yang kami siapkan, peserta dapat menikmati sejumlah fasilitas secara gratis. Ada musala, 1 unit panggung permanen, 7 unit gazebo, 16 kamar mandi/toilet,” kata Rudi.
Juga terdapat ratusan pohon cemara, spot foto saat sunrise, dan rumah pohon di pantai Panrita Lopi.
“Pantai ini sangat bersih dan para pengurus sangat ramah terhadap pengunjung. Maka bersama sama menjaga pantai ini,” ungkap Rudi.
Hari ini merupakan batas waktu pendaftaran, terdapat 27 komunitas yang mendaftar dengan estimasi peserta sekitar 400 orang.
Berbagai komunitas mulai dari mahasiswa, komunitar motor, organisasi daerah dan pemuda di Muara Badak.
Peserta dari berbagai daerah Kaltim juga turut berpartisipasi.
“Kegiatan rencana kita mulai pukul 10 pagi tanggal 8 hingga jam satu siang keesokan harinya,” kata Rudi. (*)
Baca Juga
Grup Facebook Komunitas Pelakor Indonesia Bikin Heboh, Isinya Curhatan Kesal Kepada Istri Pertama
SEMUT, Wadah Bagi Komunitas Bahasa Isyarat di Kota Balikpapan
Peduli Covid-18, Bupati Kukar Terima Bantuan APD dan Masker dari Komunitas Pengusaha Walet
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/suasana-camping-di-pantai-panrita-lopi-kecamatan-muara-badak-kutai-kartanegara.jpg)