Virus Corona di Kutim
Gelar Rapat Evaluasi, Wabup Kutim Kasmidi Bulang Bahas 20 Pasien Positif Covid-19 di Kutai Timur
Menyikapi peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi positif Corona atau covid-19 yang mencapai 20 orang, Wakil Bupati Kutai Timur ( Wabup Kutim )
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Menyikapi peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi positif Corona atau covid-19 yang mencapai 20 orang, Wakil Bupati Kutai Timur ( Wabup Kutim ), Kasmidi Bulang, sebagai Wakil Ketua Tim Gugus Tugas covid-19, menggelar rapat evaluasi tim didampingi Sekda Irawansyah dan jajaran FKPD Kutim. Rapat digelar di gedung BPBD Kutim, Selasa (7/7/2020) siang.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Bahrani Hasanal membeberkan terkait penambahan 20 pasien tersebut.
Bahwa puluhan pasien positif Corona tersebut berasal dari sembilan perusahaan yang beroperasi di Sangatta, Bengalon dan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur.
Mereka baru saja kembali dari cuti di luar kota atau baru didatangkan untuk bekerja di Kabupaten Kutai Timur ( Kutim ).
Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Kalimantan Timur, Balikpapan Dominasi Pasien Sembuh dari Covid-19
Baca Juga: UPDATE Kaltim Bertambah 10 Kasus Covid-19, Terbanyak di Balikpapan, Salah Satunya Warga Inggris
"Memang terlihat banyak. Tapi, asal perusahaan mematuhi surat edaran Bupati Kutai Timur, yakni pendatang harus melakukan karantina 14 hari atau melakukan swab untuk mengetahui apakah terinfeksi atau tidak, semuanya masih di bawah kendali kami," ujar Bahrani.
Karena, lanjut Bahrani, perusahaan yang mendatangkan pekerja atau keluarga dari luar kota, langsung melakukan karantina mandiri di sebuah tempat. Kemudian melakukan pemeriksaan baik rapid test Corona maupun swab, berkoordinasi dengan tim gugus tugas.
"Terdapatnya 20 pekerja yang terkonfirmasi positif covid-19, adalah hasil koordinasi antara tim gugus, Dinas Kesehatan dna pihak perusahaan," kata Bahrani.
Baca Juga: Terima 18 Hasil Swab, Skrining Satu Pedagang Pasar Pandasari Balikpapan Positif Covid-19
Baca Juga: Hasil Swab Pedagang di Pandansari Positif Covid-19, Walikota Balikpapan Bimbang Tutup Pasar
Selain itu, PDP asal Kecamatan Teluk Pandan yang meninggal di RSU Taman Husada Bontang, sudah dilakukan tracking.
Ada sembilan warga yang berkontak langsung dengan almarhum dan hasil pemeriksaan rapid test-nya reaktif.
"Saat ini, semua sudah dirawat di RSUD Kudungga Sangatta, sambil menunggu hasil swab," ungkapnya.
Bahrani juga mengungkapkan kekurangan rapid test untuk kebutuhan pemeriksaan personel KPU yang akan melakukan tahapan Pilkada Kutim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sari-covid-kub.jpg)