Rabu, 8 April 2026

Wahidin dan Istri Kejar-kejaran dengan 6 Begal, Satu Unit Motor dan Laptop Dirampas

Hati-hati dengan begal, apalagi ketika mereka memegang senjata. Entah sajam atau senpira. Karena membawa senjata membuat mereka lebih berani & percaya

Editor: Mathias Masan Ola
(HANDOUT)
Wahidin (34) yang menjadi korban begal ketika melintas di Lintas Timur Palembang - Indralaya KM 18 Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI), saat membuat laporan di Polda Sumatera Selatan, Selasa (7/7/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, PALEMBANG - Hati-hati dengan begal, apalagi ketika mereka memegang senjata. Entah sajam atau senpira. Karena membawa senjata membuat mereka lebih berani dan percaya diri. Tak segan mereka melukai bahkan membunuh.

Maka hindari jalan sepi dan jangan keluar malam.

Eva Susanti (33), ibu yang sedang hamil tujuh bulan dan suaminya, Wahidin (34), menjadi korban begal di Palembang, Sumatera Selatan.

Akibat kejadian tersebut, Eva kehilangan satu unit motor jenis Yamaha Aerox, satu unit laptop, hard disk merek Toshiba , dua unit ponsel dan uang Rp 500.000.

Wahidin menceritakan, peristiwa itu terjadi di Jalan Lintas Timur Palembang - Indralaya Km 18, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir ( OI), Selasa (7/7/2020) sekitar pukul 04.00 WIB.

Ketika itu, Wahidin dan istrinya baru saja pulang dari rumah orangtua di Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir ( OKI), dengan menggunakan sepeda motor.

Baca juga; Anak Buah Idham Azis Terlibat Baku Tembak dengan Begal Sadis, Pelaku Tewas, Polisi Luka di Paha

Baca juga; Istri Pedang Cilok Bocorkan Sosok Begal Bertopeng yang Tembak Mati Suaminya: Pelaku Mengenal Kami

Namun, saat melintas di lokasi, tiga motor yang digunakan oleh enam pelaku mendadak mengejar kedua korban. Bahkan, sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara Wahidin dan enam pelaku.

"Mereka menembak dua kali, kemudian pelaku yang lain menghadang kami di tengah jalan. Sehingga terpaksa berhenti," kata Wahidin saat membuat laporan ke SPKT Polda Sumatera Selatan.

Ketika berhenti, Wahidin langsung memeluk istrinya yang saat itu dalam keadaan hamil tujuh bulan. Sementara para pelaku menodongkan senjata api kepada mereka agar tidak melawan.

"Jangan banyak bergerak, melawan kami tembak. Kami cuma mau ambil motor kamu saja," ucap Wahidin menirukan perkataan seorang pelaku.

Baca juga; Dalam Sekejap Bambang Sudah Terkapar di Jalan, Kesaksian Istri Korban Saat Begal Bunuh Suaminya

Baca juga; TAYANG SEKARANG Live Streaming ILC TV One, Karni Ilyas Bahas Tema Simsalabim Djoko Tjandra Malam Ini

Pelaku sempat tidak jadi membawa sepeda motor korban lantaran menggunakan kunci keyless. Namun seoarng pelaku yang mengeluarkan senjata langsung menggeledah celana korban dan menemukan remote kunci tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved