Rabu, 29 April 2026

Alat PCR di RSUD Tarakan Mulai Hari Ini Difungsikan untuk Periksa Sampel Swab

Setelah dilakukan sejumlah persiapan, akhirnya Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, dijadwalkan mul

Penulis: Amiruddin |
HO/TRIBUNKALTIM.CO
Suasana di Laboratorium PCR RSUD Tarakan, saat dikunjungi oleh Kadis Kesehatan Kaltara, Usman, dan Kabid P2P Agust Suwandy 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR- Setelah dilakukan sejumlah persiapan, akhirnya Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, dijadwalkan mulai periksa sampel swab hari ini, Rabu (8/7/2020).

RSUD Tarakan merupakan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), yang letaknya di Kota Tarakan.

Kepastian pengoperasian PCR di RSUD Tarakan ini diperoleh setelah Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Usman, beserta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaltara, Agust Suwandy, melakukan kunjungan sekaligus pemantauan di laboratorium tersebut.

Setelah didiskusikan akhirnya disepakati, mulai hari ini akan dilakukan pemeriksaan sampel menggunakan metode RT-PCR.

"Segala sesuatunya sudah siap, alat dan bahan serta ruang laboratorium sudah memungkinkan untuk melakukan pengujian sampel swab menggunakan metode RT-PCR," kata Kabid Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaltara, Agust Suwandy, kepada TribunKaltim.co, Rabu (8/7/2020).

Baca juga: 4.334 Kartu Tani Sudah Didistribusikan ke Kantor BRI, Ini Loh Syarat Pengambilannya

Baca juga: Tak Ada Laporan Soal Djoko Tjandra, Mahfud MD Panggil 4 Institusi Ini, Termasuk Jajaran Idham Azis

Pria yang juga didapuk selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltara itu menambahkan, petugas atau tenaga kesehatan (nakes) yang akan bertugas di Laboratorium PCR juga telah siap.

Apalagi petugas tersebut telah mendapat pelatihan dari teknisi yang didatangkan khusus ke Tarakan, Kaltara.

"Sebanyak lima orang analis laboratorium sudah dilatih secara teknis, agar proses pengoperasian PCR di laboratorium bisa berjalan dengan lancar," ujarnya.

Agust Suwandy berharap, petugas di Laboratorium PCR tetap aman selama bertugas, seperti menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca juga: 6 Maling Batu Bara di Perairan Muara Pegah Kukar Dibekuk, Incar Kapal Tongkang Saat Melintas

Baca juga: Ratusan Unggas Milik Warga Kelurahan Pelita Samarinda Mati Mendadak, Bangkai Dibuang di Parit

Sekadar diketahui, PCR yang berada di RSUD Tarakan bisa memeriksa 90 sampel swab selama dua jam.

Lebih cepat dibanding mesin PCR yang berada di BBLK Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

PCR di RSUD Tarakan didatangkan khusus oleh Pemprov Kaltara dari Jerman, dengan anggaran sekitar Rp 5 miliar, termasuk penyediaan ruangan bertekanan negatif. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved