Travelling

Air Terjun Dua Kembar Siapat Desa Batu Lepoq-Kutai Timur, Rasakan Sensasi 'Byur' Air Terjun Perawan

Tak hanya memiliki eksotisme gunung dan gua karst. Ternyata desa bermukim Suku Dayak Basap ini punya potensi wisata yang tak kalah menggoda perhatian

TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Air Terjun Dua Kembar Siapat Desa Batu Lepoq-Kutai Timur, Rasakan Sensasi 'Byur' Air Terjun Perawan 

TRIBUNKALTIM.CO, BATU LEPOQ - Air Terjun Dua Kembar Siapat Desa Batu Lepoq-Kutai Timur, Rasakan Sensasi 'Byur' Air Terjun Perawan

Desa Batu Lepoq Kecamatan Karangan Kutai Timur merupakan kawasan yang berbatasan dengan kabupaten Berau.

Tak hanya memiliki eksotisme gunung dan gua karst. Ternyata desa bermukim Suku Dayak Basap ini punya potensi wisata yang tak kalah menggoda perhatian petualang.

Wisata pemandian air panas dan air terjun dua kembar siapat dipercaya sebagai destinasi pelengkap kesempurnaan usai menjelajah pegunungan dan gua karst.

Otot dan urat yang kencang usai mengeksplorasi pegunungan karst dijamin kendur apabila berendam di kolam mata air panas. Kelelahan akan berbalas dengan kenyamanan.

Apalagi bila menikmati sentuhan air panas yang menurut penuturan warga setempat berasal dari gunung karst pada malam hari. Dijamin bisa menampar keletihan dari badan.

Usai puas berendam di kolam air panas. Jangan hentikan langkah cepat-cepat. Sudah barang tentu bagi pencinta ketenangan, hutan dan air terjun jadi pilihan terbaik untuk merelaksasi pikiran.

Air Terjun Dua Kembar Siapat jadi jawaban paling tepat. Perjalanan memang sedikit panjang dari pusat Desa Batu Lepoq, namun percayalah bahwa di ujungnya semua akan terbayar tuntas.

Estimasi waktu perjalan berkisar hingga 150 menit, dari desa Karangan Dalam, mengendarai kendaraan roda 4 menuju pintu masuk lokasi air terjun.

Jalur perkebunan sawit bakal dilewati. Jangan kaget dengan goncangan sepanjang jalan, lantaran kontur aspal yang digilas roda mobil banyak berlubang.

Tapi jangan khawatir! dalam perjalanan mata bakal disuguhi beberapa spot pemandangan landskap hutan yang tumbuh liar dan subur. Berhenti sejenak, kemudian mengambil beberapa foto jadi opsi tepat.

Perjalanan menuju air terjun yang kata penduduk setempat masih perawan alias belum dijamah banyak orang belum usai.

Desa Batu Lepoq Kecamatan Karangan Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (4/7/2020). Ini adalah wisata pemandian air panas dan air terjun. Kedua wisata itu dipercaya sebagai destinasi pelengkap kesempurnaan usai menjelajah pegununungan dan gua karst.
Desa Batu Lepoq Kecamatan Karangan Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (4/7/2020). Ini adalah wisata pemandian air panas dan air terjun. Kedua wisata itu dipercaya sebagai destinasi pelengkap kesempurnaan usai menjelajah pegununungan dan gua karst. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO)

Menuju keindahan tanpa tantangan sepertinya akan menjadi pengalaman yang membosankan. Begitu kata Kepala Desa Batu Lepoq, Jum'ah didampingi Ketua Pokdarwis Minggu.

Untuk sampai ke lokasi air terjun, kaki kembali diuji menyusuri hutan sekira 3 kilometer. Kaki diajak kembali menyusuri hutan tropis yang memberikan kesegaran alam. Jalur tracking tak terlalu ekstrem, bisa dibilang landai-landai saja.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved