Minggu, 19 April 2026

News Video

NEWS VIDEO Suave Balikpapan Hadir Isi Kebosanan Selama WFH

Suave dituju pekerja lepas uang belum memiliki kantor tetap, atau mereka yang menginginkan suasana baru, pun yang ketagihan menggunakan fasilitas yang

Penulis: Heriani AM |

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPANCollaborative Working Space (Co-Working Space) muncul didasari karena kebutuhan publik.

Di mana para pekerja membutuhkan ruang di luar kantor.

Apalagi bagi mereka pebisnis yang tidak perlu membutuhkan kantor yang besar. Seperti pelaku start-up, atau pebisnis lain yang membutuhkan suasana baru.

 Utamanya mereka yang membutuhkan atempat dan relasi. Mulai dari pameran sneakers, band, dan lain-lain pun ikut terfasilitasi.

Peluang tersebut juga rupanya terlihat di kota Balikpapan. Menjadi yang pertama dan terlengkap, Suave atau Sudirman A Venue merupakan peraduan kaum urban dewasa ini.

Beralamat di Jalan Jendral Sudirman No 43, RT 11, Pasar Baru, Balikpapan Kota, Co-Working Space yang berdiri sejak Februari 2020 lalu ini bisa menampung lebih dari 100 orang.

Public Relations Suave Balikpapan Elsa Pasaribu menyebut, konsep ruangan yang ditawarkan adalah ruangan semi terbuka, dilengkapi nuansa hijau yang asri dan ruang kaca didesain lebar nan kece.

Rancangan ini dinilai mampu menstimulasi saya pikir dan memudahkan interaksi.

"Inisiatif Co-Working Space sudah diinisiasi sejak akhir tahun lalu, dimana ada investor kita dari Jakarta, melihat potensi kota Balikpapan. Utamanya dengan mempertimbangkan pemindahan ibu kota negara di Penajam Paser Utara," ujarnya, Selasa (14/7/2020).

Sejatinya, Co-Working Space sudah ada dan berkembang sejak 5 tahun lalu.

Pertama kali berkembang di negara maju di Amerika, Eropa dan Asia.

Elsa melanjutkan, di Balikpapan, khususnya di Suave dituju pekerja lepas uang belum memiliki kantor tetap, atau mereka yang menginginkan suasana baru, pun yang ketagihan menggunakan fasilitas yang ada. Kesempatan bertemu relasi pun semakin bertambah lebar.

Kendati begitu, di masa pandemi Covid-19, Suave ikut terdampak. Selama hampir 3 bulan tidak beroperasi sama sekali. Langkah ini turut diambil untuk mencegah penularan virus corona.

"Di masa new normal ini, kami buka kembali dengan standar protokol kesehatan yang ada. Pengunjung kita batasi 50 persen dan diatur berjarak," ungkapnya.

Ia tidak memungkiri, di masa pandemi ini, tingkat kebutuhan masyarakat akan Co-Working Space sangat tinggi. Hal ini karena anjuran work from home (WFH) yang digalakkan, Co-Working Space hadir untuk mengobati kebosanan bekerja di dalam rumah.

"Per akhir bulan Juni kemarin, kita sudah coba pelan-pelan untuk buka operasional kembali, dan antusiasme masyarakat lumayan positif," pungkasnya.

IKUTI >> News Video

IKUTI >> News Video

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved