Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Pemkab Kubar Sampaikan Nota Pengantar ke DPRD Laporan Realisasi Semester I

Rapat dihadiri 18 anggota DPRD Kubar, dan dipimpin Ketua DPRD Ridwai, sementara dari pemerintah dihadiri Pj Sekda Kubar H Achmad Sofyan.

HUMASKAB KUBAR
RAPAT PARIPURNA - Pj Sekda Kubar Achmad Sofyan menunjukkan nota pengantar laporan realisasi APBD semester pertama pada rapat paripurna dengan DPRD Kubar, Rabu(22/7/2020). 

SENDAWAR- Menggunakan jalur virtual media video converence (aplikasi zoom) tidak menyurutkan Pemkab dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Barat untuk menggelar rapat paripurna, Rabu (22/7/2020).

Rapat dihadiri 18 anggota DPRD Kubar, dan dipimpin Ketua DPRD Ridwai, sementara dari pemerintah dihadiri Pj Sekda Kubar H Achmad Sofyan.

Nota pengantar laporan realisasi semester pertama APBD dan prognosis 6 bulan berikutnya tahun anggaran 2020 oleh Bupati FX Yapan yang dibacakan Pj Sekda Kubar H Achmad Sofyan, menjelaskan, maksud dari laporan untuk memberikan informasi tentang kemajuan pelaksanaan APBD selama semester pertama (Januari-Juni 2020). Kendala dan permasalahan yang dihadapi serta prognosis (pikiran) untuk 6 bulan berikutnya (juli-Desember 2020).

Menurutnya, laporan ini penting sebagai bahan monitoring dan pengendalian pelaksanaan APBD. Perkiraan pendapatan dan belanja 6 bulan berikutnya dapat menjadi dasar dan pertimbangan untuk menetapkan perubahan APBD, perubahan tersebut bisa menambah atau mengurangi serta sekedar menggeser antar belanja dan komponen belanja tanpa menambah atau mengurangi pagu anggaran.

Lanjutnya, pemda dari sisi pendapatan terus berupaya meningkatkan PAD melalui penerimaan pajak dengan cara menyederhanakan administrasi perpajakan, menghilangkan berbagai pengecualian pajak dan meningkatkan penegakan hukum sampai dengan akhir semester pertama.

Dan perlu diketahui bahwa realisasi pendapatan daerah semester pertama terserap 45,44 persen, sementara belanja daerah yang terserap baru 32,91 persen. Pemda terus bekerja keras berupaya meningkatan pendapatan daerah dan realisasi belanja daerah sehingga target sampai dengan 31 Desember 2020, dan daya serap anggaran belanja mencapai 100 persen.(advertorial/hms36/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved