Berita Pemkab Kutai Barat
Gebyar Pajak Daerah 2025, Pemkab Kutai Barat Dorong Budaya Sadar Pajak
Gebyar Pajak Daerah menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat
Penulis: Febriawan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Gebyar Pajak Daerah menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kutai Barat (Kubar) mendorong terbentuknya budaya sadar pajak sebagai upaya meningkatkan penerimaan daerah, memperkuat transparansi keuangan, serta mengoptimalkan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Bupati Kubar Frederick Edwin mengatakan, rangkaian kegiatan seperti senam bersama, edukasi perpajakan, permainan, hingga pemberian hadiah bagi wajib pajak berprestasi dirancang untuk menghadirkan suasana yang menyenangkan sekaligus bermakna.
“Harapannya, masyarakat dapat lebih memahami bahwa pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi juga investasi bersama untuk masa depan Kubar,”ujar Bupati saat membuka Gebyar Pajak Daerah Kubar, di Alun-Alun Itho, Jumat (21/11/2025).
Bupati mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan semangat dan keterbukaan.
Baca juga: Bupati Kubar Frederick Edwin Ajak Seluruh Masyarakat Merefleksikan Sejarah dan Bersyukur
Menurutnya, momen ini penting untuk meningkatkan kepatuhan pajak, memperkuat pelayanan, dan membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan dunia usaha.
Pemkab juga berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola perpajakan melalui inovasi digital, peningkatan pelayanan Bapenda, serta penguatan regulasi.
Dengan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat, Bupati optimistis Kubar dapat menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Bapenda, Bankaltimtara, panitia pelaksana, sponsor, pelaku usaha, serta wajib pajak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar, memperkuat kesadaran pajak masyarakat, serta menjadi langkah nyata menuju Kubar yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kubar Philip Silitonga, yang juga Plt Asisten 2 Sekkab, menjelaskan bahwa Gebyar Pajak Daerah digelar untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak serta memberikan penghargaan bagi wajib pajak yang telah memenuhi kewajibannya.
Bapenda bekerja sama dengan Bankaltimtara mengintegrasikan penggunaan mesin cash register sebagai bagian dari percepatan digitalisasi daerah pada sektor pajak dan retribusi.
Tujuan kegiatan ini antara lain memotivasi pelaku usaha hotel, restoran, dan wajib pajak PBB-P2 agar patuh dan konsisten menggunakan mesin cash register, serta meningkatkan kesadaran wajib pajak PBJT untuk melaporkan dan membayar pajak daerah secara tepat.
Baca juga: HUT ke-26 Kutai Barat Pecahkan Rekor MURI, Ini Pesan Bupati Frederick Edwin
Peserta Gebyar Pajak Daerah terdiri atas wajib pajak PBJT (pemilik hotel dan restoran) pengguna cash register, konsumen restoran pengguna cash register, serta wajib pajak PBB-P2.
“Semoga Gebyar Pajak dapat terus dilaksanakan setiap tahun dalam memperkuat budaya taat pajak di Kubar, sehingga kontribusinya semakin nyata bagi pembangunan daerah. Sempekat Bersama Kita Pasti Bisa,” tutup Philip. (ADV).
| Inilah Daftar 7 Kampung di Kecamatan Siluq Ngurai Kutai Barat yang Sudah Menikmati Listrik PLN |
|
|---|
| Mengenal Festival Sarut Kutai Barat, Agenda Tahunan yang Angkat Warisan Budaya Dayak Benuaq |
|
|---|
| Dua Tantangan Kecamatan Nyuatan, dari Fasilitas Kesehatan hingga Pertanian |
|
|---|
| Kutai Barat Pecahkan Rekor MURI pada Hari Jadi ke-26, Bupati Frederick: 'Ini Lambang Jati Diri' |
|
|---|
| Bupati Kubar Ajak Masyarakat Sadar Bayar Pajak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251010_Desain-Banner-Pemerintah-Kabupaten-Kutai-Barat.jpg)