Breaking News:

Pasutri di Sangatta Kepergok Simpan Lima Poket Sabu, Barang Bukti Diselipkan di Lantai Kamar

Lagi, polisi mengamankan pengedar barang haram jenis sabu di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Kedua pasutri tersangka kasus narkoba saat diamankan di Polres Kutai Timur 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Lagi, polisi mengamankan pengedar barang haram jenis sabu di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

Pasangan suami istri, Hendrawansyah alias Hendra (28) dan Elisa Saputri (21), digelandang ke Polres Kutim, setelah polisi melakukan penggrebekan dan penggeledahan di rumah mereka di Jalan APT Pranoto Gang Cendrawasih, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara.

Keduanya diamankan bersama lima poket sabu seberat 2,08 gram, timbangan digital dan dua unit ponsel yang diduga menjadi alat komunikasi untuk transaksi sabu.

“Kedua tersangka kami amankan dari rumah mereka setelah dilakukan penyelidikan lapangan sejak beberapa waktu lalu. Mereka kepergok menyimpan lima poket sabu yang diselipkan di lantai kamar,” ungkap Kapolres Kutim AKBP Indras Budi Purnomo didampingi Kasat Reskoba Iptu Chandra Buana, Minggu (2/8/2020).

Baca Juga:Sempat Buron Selama Sepekan, Bandar Sabu di Balikpapan Akhirnya Dibekuk Polisi

Baca Juga:BNNP Kaltara Musnahkan Sabu Seberat 8,9 Kg dari 2 Kasus Berbeda, Oknum Polisi Ikut Terseret

Penangkapan keduanya, menurut Chandra, bermula dari informasi masyarakat pada aparat kepolisian pada Juli 2020 lalu. Di Desa Sangatta Utara, kerap terjadi transaksi narkotika jenis sabu.

“Dari informasi tersebut, kami lakukan penyelidikan lapangan. Hingga akhirnya penyelidikan mengerucut pada tersangka, Hendra. Kami pun mencari tahu alamat dan kegiatannya sebelum melakukan penggrebekan,” ujar Chandra.

Atas perbuatan tersebut, keduanya dianggap memenuhi unsur setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, sub setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki.

Bukan hanya itu, juga menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman diancam hukuman minimal lima tahun pidana kurungan. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 Ayat ( 1 ) Sub Pasal 112 Ayat ( 1 ) UURI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.(*)

Baca Juga:Ditemukan Sabu di Lemari Pakaian, Dua Pelaku Diciduk Satresnarkoba Polresta Samarinda

Baca Juga:11 Paus Terdampar di Pantai Sabu Raijua NTT, Satu di Antaranya Berhasil Diselamatkan

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved