Sabtu, 9 Mei 2026

Musda Golkar Kukar

Rendi Solihin Siap Besarkan Partai, Digadang Maju Musda Golkar Kukar

Kader Golkar Rendi Solihin yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD Kukar memberikan jawaban diplomatis saat ditanya peluangnya di musd

Tayang:
Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/SAPRI MAULANA
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kukar Rendi Solihin 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Kader Golkar Rendi Solihin yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar dan Komisi II DPRD Kukar memberikan jawaban diplomatis saat ditanya peluangnya maju dalam musyawarah daerah ( Musda ) partai berlambang pohon beringin mendatang.

"Begitu pun untuk musda, kita ikuti prosesnya. Intinya apa pun itu untuk membesarkan partai saya siap," kata Rendi Solihin, melalui pesan WhatsApp, Kamis  ( 6/8/2020).

Sebagai informasi, Rendi juga merupakan bakal calon wakil bupati yang akan maju di Pilkada Kukar bersama petahana Edi Damansyah yang merupakan kader PDI Perjuangan.

Saat ini, Rendi mendampingi Edi, telah mendapat dukungan sejumlah partai politik. Seperti PDIP, Gerindra, PKS, Nasdem, PPP, Perindo, dan Demokrat.

Baca juga; Jelang Musda pada Agustus Ini, Berikut Peta Pemilik Suara DPD II Golkar Kukar

Baca juga; BREAKING NEWS Pilkada Kukar Tanpa Calon Independen, Puluhan Ribu Berkas tak Memenuhi Syarat

Sementara itu, Golkar sebagai partai penguasa di Kukar dan kerap menjadi pemenang elektoral baik legislatif dan eksekutif belum menentukan, akan mengusung siapa di Pilkada Kukar 9 Desember mendatang.

Bahkan, Musda Golkar Kukar, dikabarkan akan memiliki dampak signifikan terhadap Pilkada Kukar mendatang.

Sebab, Ketua DPD II Kukar saat ini, Abdul Rasid, yang juga Ketua DPRD Kukar, juga masuk dalam bursa bakal calon bupati Kukar.

Dipaparkan Sekretaris Golkar Kukar Husni Fachruddin, akrab disapa Ayub, ke mana arah Golkar, akan diumumkan DPP dalam waktu dekat.

Yakni antara mengusung Abdul Rasid-KH Saifuddin Marzuki dan Edi Damansyah-Rendi Solihin.

"Abdul Rasid sebagai kader dan juga ketua Partai Golkar (Kukar), dan juga Rendi selaku Kader Golkar," ungkap Ayub, menjelaskan mengerucutnya kedua nama bakal pasangan calon yang akan diusung partai berlambang beringin, Kamis, 6/8/2020.

Bahkan, Ayub mendapatkan informasi, saat ini proses survei yang dijalankan DPP Partai Golkar telah rampung. "Hasilnya nanti akan dibahas lagi oleh DPP dan akan diumumkan dalam waktu dekat," kata Ayub.

Baca juga; Reaksi Purnomo Soal Klaim PSI Ditawari Rp 1 Miliar Jadi Penantang Gibran di Pilkada Solo

Baca juga; 14 Hari Operasi Patuh Mahakam 2020 Berakhir, Polres Berau Tilang 305 Pelanggar Lalu Lintas

Terkait siapa yang akan diusung Partai Golkar, Ayub mengungkapkan sejumlah indikator. Selaim hasil survei, kekuatan infrastruktur dan suprastruktur bakal pasangan calon juga akan menjadi pertimbangan.

Apapun hasilnya, kata Ayub, keputusan DPP harus diikuti oleh seluruh kader Partai Golkar. "Seluruh kader harus mengikuti dan mengamankan keputusan DPP," kata Ayub.

Sebagai informasi, Partai Golkar memiliki 13 kursi di parlemen Kukar. Tak perlu berkoalisi, partai dibawah kepemimpinan Rudy Mas'ud ini, bisa mengusung pasangan calon ke KPU, tanpa perlu berkoalisi.

Hanya perlu minimal 9 kursi bagi partai politik atau koalisi gabungan di Kukar untuk dapat mengusung calon di Pilkada Kukar. (TribunKaltim.co/Sapri Maulana)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved