Senin, 8 Juni 2026

Pasca Jembatan Penjalin Tabang Ambruk, Warga Bikin Penanganan Darurat Agar Kendaraan Bisa Lewat

Pasca ambruknya Jembatan Long Penjalin di Kilometer 11 Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Jumat (7/8/2020) malam.

Tayang:
Penulis: Aris Joni |
HO/FACEBOOK YUNITA
Kondisi terkini Jembatan Penjalin, Kecamatan Tabang, Kukar, warga gotong-royong bantu kendaraan yang melewati jembatan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Pasca ambruknya Jembatan Long Penjalin di Kilometer 11 Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Jumat (7/8/2020) malam.

Hari ini, Sabtu (8/8/2020), warga dan aparat desa hingga pihak kecamatan beserta personel Polsek melakukan kegiatan swadaya penanganan darurat agar warga tetap dapat melalui jalur lintas menuju Tabang tersebut pasca ambruknya jembatan itu.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tabang, Iptu Marten Luter mengungkapkan, saat ini seluruh warga, desa hingga kecamatan melakukan swadaya penanganan sementara agar aktivitas warga tetap berjalan setelah Jembatan Penjalin tersebut ambruk.

“Pasca jembatan itu ambruk, sempat lumpuh total,” ucapnya kepada pers saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8/2020).

Baca juga: DPRD Samarinda Dukung Perwali Wajib Masker, Demi Kesehatan Warga dan Cegah Covid-19

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Muncul Penyakit Baru di China karena Virus Tick Borne, Begini Gejalanya

Dia menambahkan, saat ini jembatan tersebut hanya dapat dilalui motor, namun tetap diupayakan agar maksimal mobil kecil dapat lewat jembatan tersebut melalui swadaya masyarakat dengan melakukan penanganan sementara.

“Tapi saat ini, jika warga mau mengantar barang seperti sembako ke Tabang, harus melangsir terlebih dahulu. Jadi ada mobil yang menjemput dari Tabang untuk mengambil barang itu,” ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunkaltim.co, kondisi terkini mobil kecil sudah mulai dapat melewati jembatan, namun dengan bantuan dari swadaya masyarakat setempat yang telah membuat jalur dan membantu kendaraan yang ingin melewati jembatan tersebut. (*)

Baca juga: DPRD Samarinda Dukung Perwali Wajib Masker, Demi Kesehatan Warga dan Cegah Covid-19

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Muncul Penyakit Baru di China karena Virus Tick Borne, Begini Gejalanya

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved