Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Permudah Pembayaran Nontunai, BKAD Kutai Barat Gelar Pelatihan Simda CMS V4

Menurut Kepala BKAD Kubar, Sahadi, sosialisasi ini untuk mempermudah akses layanan terintregasi pembayaran nontunai

HUMASKAB KUBAR
PELATIHAN SIMDA - Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kubar mengadakan sosialisasi Pelatihan Simda CMS V4 Terintregasi dengan Sistem Bankaltimtara bersama BPKP Provinsi Kalimantan Timur di Kantor Bupati Kubar, baru-baru ini. Acara ini melibatkan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan pihak sekolah. 

SENDAWAR - Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemkab Kubar mengadakan sosialisasi Pelatihan Simda CMS V4 Terintregasi dengan Sistem Bankaltimtara bersama BPKP Provinsi Kalimantan Timur, di Gedung Aji Tullur Jejangkat (ATJ) kantor Bupati Kubar, baru-baru ini. Acara ini melibatkan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan pihak sekolah.

Menurut Kepala BKAD Kubar, Sahadi, sosialisasi ini untuk mempermudah akses layanan terintregasi pembayaran nontunai ke semua intansi baik yang jauh dari ibukota maupun yang berada di kecamatan dan sekolah. Sahadi menambahkan, nanti BKAD dan Bankkaltimtara serta BPKP tetap memonitor kendala apa saja yang dihadapi.

Sementara Bupati Kubar FX Yapan yang dibacakan Pj Sekda Kubar Achmad Sofyan mengatakan, sosialisasi ini dalam upaya melaksanakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2013 tentang Penerapan Standar Pemerintahan Berbasis Akrual pada pemerintah daerah.

Tujuannya untuk memperbaiki informasi yang dihasilkan, maka pemerintah daerah melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kutai Barat menginisiasi dan berkoordinasi dengan BPKP Provinsi Kalimantan Timur serta Bank Kaltimkaltara Sendawar.

Sebagai tindaklanjutnya, saat ini melalui BKAD diselenggarakanlah kegiatan Bimtek Simda versi terbaru. Langkah ini merupakan upaya strategis meningkatkan kualitas tata kelola keuangan Pemkab Kutai Barat.

Keikutsertaan para peserta dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Kutai Barat , menurutnya, akan mendukung suksesnya pembangunan melalui pengelolaan keuangan daerah yang benar, serta mendukung tersedianya data dan informasi yang akan dimanfaatkan untuk mendukung percepatan penyelenggaraan pemerintah yang berkelanjutan, adil dan merata di daerah.

Bupati berharap, terselenggara pemerintahan yang bersih dan benar sehingga menunjang dan mendukung kinerja penyelenggaraan pemerintahan khususnya terkait dengan keuangan, mulai dari perencanaan, penganggaran hingga proses pelaporan.

Selanjutnya dengan adanya Simda Integrated ini, diharapkan terwujud konsistensi antara rencana yang telah disusun dan ditetapkan melalui dokumen RPJMD, Renstra OPD dan Renja OPD dapat terpantau dengan baik, sehingga dapat dievaluasi dengan lebih tepat dan akurat dalam rangka pengendalian dan pencapaian target kinerja pembangunan.

Hal ini dapat turut serta mendukung suksesnya misi pemerintahan periode 2016-2021 pada butir ketiga, yakni Reformasi Tata Kelola Pemerintahan dalam upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah dan murah.(adv/hms36/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved