Coklit Rampung, KPU Bulungan Temukan Banyak Data Pemilih Baru, Berpotensi TPS Bakal Tambah
Komisioner KPU Bulungan, Mistang mengatakan, proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara),
Penulis: Amiruddin |
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR- Komisioner KPU Bulungan, Mistang mengatakan, proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), telah rampung.
Proses coklit dilakukan sejak 15 Juli sampai 13 Agustus 2020.
Hal itu disampaikan Mistang saat ditemui di kantornya, Jl Ulin, Tanjung Selor.
"Teman-teman Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), khususnya di Kabupeten Bulungan sudah merampungkan 100 persen proses coklit.
Itu juga sudah kita sampaikan kepada KPU Kaltara, bahwa kami di KPU Bulungan sudah selesai per 11 Agustus kemarin. Kita sudah selesai di tingkat desa, kecamatan sampai di tingkat kabupaten. Kita dua hari lebih cepat dari masa kerja coklit itu sendiri," kata Mistang kepada TribunKaltim.co, Kamis (13/8/2020).
Komisioner Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Bulungan itu menambahkan, data yang dicoklit sebanyak 98.824 data pemilih.
Data pemilih itu tersebar di 10 kecamatan yang ada di Bulungan, yakni Kecamatan Tanjung Palas, Tanjung Palas Barat, Tanjung Palas Utara, Tanjung Palas Timur, Tanjung Selor, Tanjung Palas Tengah, Peso, Peso Hilir, Sekatak, dan Bunyu.
"Sangat mungkin terjadi penambahan karena banyak data pemilih baru yang teman-teman temukan di lapangan. Kurang lebih ribuan, karena secara tabulasi, teman-teman ini kan proses penyusunannya dari tingkat PPDP naik ke tingkat desa kelurahan, kecamatan dan kabupaten.
Jadi baru nanti setelah rekap kabupaten kita tahu berapa pemilih baru, berapa yang sesuai, berapa tidak memenuhi syarat (TMS), dan seterusnya.
Berapa jumlah warga Bulungan yang sudah lakukan perekaman dan belum. Sisanya nanti akan kita koordinasikan dengan Disdukcapil," ujarnya.
Data pemilih baru diketahui berasal dari pemilih pemula, TNI-Polri yang telah jadi warga sipil, hingga adanya perpindahan penduduk.
Baca juga: Promo Indomaret Periode 12-18 Agustus 2020, Minyak Goreng dan Pampers Anak Turun Harga
Baca juga: Tak Kunjung Disahkan, Ternyata Perwali tak Boleh Muat Sanksi Denda
Mistang menambahkan, jika terjadi penambahan data pemilih, maka jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga berpeluang bertambah.
Saat ini jumlah TPS di Bulungan mencapai 330 TPS. "Jumlah TPS itu kemungkinan bakal bertambah, jika data pemilih juga bertambah, 330 TPS itu untuk estimasi 500 pemilih di setiap TPS," tuturnya.
Sekadar diketahui, coklit dilaksanakan untuk memutakhirkan data pemilih jelang Pilkada serentak 2020.
Daerah yang akan menggelar Pilkada di Kaltara, yakni Bulungan, Nunukan, Malinau, Tana Tidung, serta Pilgub Kaltara.
Pilkada serentak akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/komisioner-kpu-bulungan-mistang.jpg)