Ancaman Lonjakan Kasus Covid-19 di Bontang, Begini Persiapan Pemkot dan PKT
Melonjaknya kasus positif Virus Corona ( covid-19 ) di Bontang membuat Tim Gugus Tugas Covid-19 siaga.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani |
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG- Melonjaknya kasus positif Virus Corona ( covid-19 ) di Bontang membuat Tim Gugus Tugas Covid-19 siaga.
Mereka mengantisipasi bila terjadi outbreak di Bontang, setelah kluster PKT covid-19 menyumbang 52 kasus terkonfirmasi positif.
Kepala Dinas Kesehatan Bontang, dr Bahauddin mengungkapkan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan seluruh direktur rumah sakit Kota Bontang, Kamis (13/8/2020), salah satunya membahas potensi outbreak pandemi di Kota Bontang.
"Jam 2 siang tadi (kemarin) ketemu seluruh Direktur Rumah sakit Bontang via zoom," tuturnya.
Setidaknya mereka mendapatkan jumlah tempat tidur sebanyak 58 unit, yang bisa dipakai pasien terkonfirmasi positif di Bontang, Kalimantan Timur.
Baca juga: Putra Amien Rais Bertengkar dengan Wakil Ketua KPK Dalam Pesawat Garuda, Ini Penyebabnya
Baca juga: Kelakuan Sang Kades Usai Dana Desa Cair Terkuak, Berhari-hari Sewa PSK Cantik, Punya Panggilan Khas
"Ada 58 tempat tidur isolasi dari 5 rumah sakit Kota Bontang," katanya.
Tak hanya pemerintah, PT Pupuk Kaltim juga telah menyiapkan kemungkinan terburuk perluasan penyebaran Virus Corona terjadi di Kota Bontang.
Terlebih lagi mengingat kluster PKT jadi penyumbang terbesar kasus positif covid-19 di Bontang.
"Perusahaan menyediakan rumah sakit, lapangan futsal, tenis indoor, GOR yang disiapkan tempat karantina atau safe house," bebernya.
Dari informasi yang dihimpun TribunKaltim.co, ratusan kasur warna-warni berjejer di arena GOR Pupuk Kaltim. Ada warna merah, krem, putih, biru. Bahkan, tampak sekat papan putih yang memisahkan kasur satu dengan yang lainnya.
Berdasarkan pedoman dan protokol terkait penanganan kasus positif covid-19 di lingkungan Pupuk Kaltim, mereka telah menyiapkan tempat isolasi, karantina dan safehouse di Hotel Bintang Sintuk dan Hotel Grand Equator,
Selain itu mereka menyiapkan tempat sebagai rumah sakit darurat, seperti GOR, Lapangan Tenis Indoor dan Lapangan Futsal Indoor.
Kemudian mereka juga melakukan pemetaan covid-19 untuk 30 tenaga medis (dokter, bidan dan perawat) di rumah sakit Pupuk Kaltim yang kontak dengan pasien covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ratusan-kasur-warna-warni-berjejer-di-arena-gor-pupuk-kaltim.jpg)