Sabtu, 18 April 2026

News Video

NEWS VIDEO HUT RI, Tiga Ormas Bentangkan Bendera Sepanjang 200 Meter di Teluk Prancis

tiga organisasi masyarakat di Kabupaten Kutai Timur menggelar pembentangan bendera sepanjang 200 meter di pantai Teluk Prancis Senin (17/8/2020) sore.

Editor: Wahyu Triono

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Meski tidak boleh melakukan keramaian dan menghimpun massa,  dalam peringatan HUT ke 75 Republik Indonesia kali ini.

Tiga organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Kutai Timur menggelar pembentangan bendera sepanjang 200 meter di pantai Teluk Prancis, Kecamatan Sangatta Selatan, Senin (17/8/2020) sore.

Ketiga organisasi masyarakat tersebut adalah, Pemuda Panca Marga (PPM), Srikandi PP dan Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) PP.

Mereka mewarnai peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini dengan beragam kegiatan di pantai tersebut.

Mulai dari nobar film perjuangan sambil berkemah, diskusi hingga pembentangan bendera.

Plt Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang didampingi Dandim 0909 Sangatta, Letkol CZI Pabate dan Wakapolres Kutim Kompol Mawan ikut dalam pembentangan bendera tersebut.

Bahkan, turut menyusuri proses pembentangan sejauh 200 meter di tepi pantai.

“Saya cukup bangga dengan kegiatan yang digelar oleh warga yang tergabung dalam tiga organisasi. Bagaimana mereka menghargai perjuangan pendahulu kita dengan kegiatan yang bermanfaat, kreatif dan bermakna,” kata Kasmidi.

Hari kemerdekaan, menurut Kasmidi, adalah momen bagi semua untuk tidak mudah terpecah belah dengan adanya berita bohong (hoax), atau dengan isu-isu yang negatif.

“Kita harus kuat dan tidak terpecah belah. Sehingga bisa mempertahankan kemerdekaan ini secara utuh. Menjaga NKRI untuk anak cucu kita,” ujarnya.

Perayaan kemerdekaan yang cukup berbeda di tengah pandemic Covid-19, kata Kasmidi,

jadi salah satu momen yang membuat warga Kutim bersatu dan kuat, untuk bersama-sama melawan penyebaran Covid-19.

 “Meski membuat kegiatan, protokol kesehatan tetap harus dijalankan dengan baik. Dipatuhi. Jangan lupa menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan tetap menjaga jarak antara satu dan lainnya,” kata Kasmidi.

Senada, Dandim 0909 Sangatta mengatakan HUT RI merupakan hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Patut disyukuri, seperti dengan melakukan kegiatan hari ini.

“Tidak hanya membentangkan bendera yang panjang saja, tapi ini merupakan bukti, untuk memperlihatkan pada seluruh masyarakat Indonesia, memahami dengan mendalam, untuk perayaan HUT RI,” ujar Pabate. (*)

IKUTI >> News Video

IKUTI >> News Video

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved