Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Pemkab Kubar Bertekad Atasi Listrik dan Infrastruktur di 190 Kampung dan 4 Kelurahan

Hal ini juga menjadi tantangan bersama yang sampai saat sekarang, masih ada 72 kampung yang masih belum teraliri listrik oleh PLN.

HUMASKAB KUBAR
PENURUNAN BENDERA - Wakil Bupati Kubar Edyanto Arkan (dua kiri) dan Wakil Ketua DPRD Kubar Aula (dua kanan) beserta pejabatnya di lingkungan Pemkab Kubar dan Forkopimda, usai upacara penurunan bendera putih dalam rangka peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI. 

SENDAWAR - Pemerintah Kubar terus berjuang demi kesejahteraan masyarakatnya. Perlu sinergi dan satukan tekad bersama para birokrasi dan para abdi negara untuk memperjuangkan 190 kampung dan 4 kelurahan hingga terjadi pemerataan pembangunan agar tidak terjadi disparitas pembangunan.

Apalagi Kubar memiliki daerah yang cukup luas sekitar 20 ribu kilometer persegi. “Wajarlah kalau harus berjuang lagi dan tidak bisa mengatakan daerah ini, sudah sejahtera,”ujar Wabup Kubar Edyanto Arkan.

Wabup mengatakan ini usai upacara penurunan bendera putih dalam rangka peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Halaman Kantor Setkab Kubar, Barong Tongkok, Senin (17/8/2020).

Untuk itu, eksekutif dan legislatif bersama-sama memikirkan daerah-daerah yang belum memiliki infrastruktur dasar baik jalan, listrik dan air bersih. Hal ini juga menjadi tantangan bersama yang sampai saat sekarang, masih ada 72 kampung yang masih belum teraliri listrik oleh PLN.

Jadi perlunya bekerjasama dengan pemerintah pusat dan provinsi, khususnya pihak PLN agar dapat mengagendakan pemenuhan listrik di 72 kampung dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Karena beberapa waktu yang lalu agenda PLN itu, untuk setiap tahunnya, sekitar enam kampung teraliri listrik. Diharapkan tiga tahun kedepan, minimal 25 kampung setiap tahunnya. Sehingga dalam tiga tahun kedepan Kubar sudah terbebas dari pada ketiadaan listrik di kampung-kampung.

Kalau ke kampung-kampung, sangat terasa jika tidak ada listrik dan masyarakat ketertinggalan informasi. Untuk itu, salah satu masalah mendasar adalah listrik. “Karena ini menjadi kewenangan bersama, pemkab akan terus berjuang dan tetap mendorong pihak-pihak berkompeten terkait listrik,”katanya.

Sedangkan, terkait infrastruktur ke kampung-kampung di wilayah Kubar, pemkab bekerjasama dengan pusat dan provinsi untuk memenuhi infrastruktur tersebut baik jalan nasional, seperti jalan trans kalimantan ke Provinsi Kalteng dan melintasi beberapa kampung dalam wilayah Kecamatan Bentian Besar Kabupaten Kubar. “Kami minta peran serta dari APBN untuk menuntaskannya,”ucapnya.

Kemudian, untuk jalan provinsi agar pihak provinsi juga membantu. Karena akses jalan tersebut, tidak hanya lagi akses manusia dan barang logistik biasa. Tetapi sudah menjadi akses jalan produksi. Seperti ada beberapa kendaraan angkutan Tandan Buah Segar (TBS) yang melintasi jalan negara dan provinsi.

Maka itu, kami meminta pihak provinsi dan pusat dapat memperhatikan lebih Kubar ini. “Tidak sebagaimana yang reguler seolah-olah Kubar hanya dilewati angkutan manusia dan barang logistik biasa,”jelasnya. (adv/hms6/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved