Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Wabup Edyanto Serahkan Bantuan Meja ke Para Pedagang di Pasar Olah Bebaya

“Seperti di Pasar Olah Bebaya di Kecamatan Melak, bisa dijadikan contoh sentral untuk didorong kegiatan ekonomi kerakyatannya

HUMASKAB KUBAR
BANTUAN - Wabup Kubar Edyanto Arkan (tiga kiri) didampingi Camat Melak Muhammad Japar (dua kanan) beserta jajarannya, menyerahkan meja kepada para pedagang secara simbolis, di Pasar Olah Bebaya Kelurahan Melak Ulu, Jumat (21/8/2020).   

SENDAWAR- Pemkab Kubar menyerahkan bantuan berupa meja kepada para pedagang ikan, sayur dan kue di Pasar Olah Bebaya Kelurahan Melak Ulu Kecamatan Melak, Jumat (21/8) pekan lalu.

Wabup Kubar Edyanto Arkan mengatakan, pemkab terus mendorong dan menggerakkan perekonomian masyarakat Kubar. Tidak hanya di wilayah Kecamatan Melak tetapi tersebar di 190 kampung 4 Kelurahan.

“Seperti di Pasar Olah Bebaya di Kecamatan Melak, bisa dijadikan contoh sentral untuk didorong kegiatan ekonomi kerakyatannya sampai kampung-kampung yang lain,” ujar Wabup Arkan saat penyerahan meja kepada para pedagang secara simbolis, di Pasar Olah Bebaya, Kelurahan Melak Ulu.

Menurut data dari Dinas PUPR Kubar, bantuan meja yang dibagikan kepada para pedagang sebanyak 207 unit. Terdiri dari 187 unit dengan ukuran 120 sentimeter x 120 sentimeter. Sedangkan 20 unit lagi berukuran 160 sentimeter x 160 sentimeter.

Wabup menambahkan, secara secara tidak langsung masyarakat merasakan ikan dari Kampung Muara Beloan, Muara Pahu, Penyinggahan dan Kelumpang yang terpusat ke Pasar Olah Bebaya. Lalu dari pasar tersebut, terdistribusi lagi ke tempat-tempat lain. Inilah merupakan konektivitas dalam rangka mewujudkan visi Kubar yang semakin adil.

“Artinya, kami mengupayakan melalui pembangunan infrastruktur dan sarana perekonomian,”ujarnya.

Pasar ini masih dalam pembenahan dan lahan yang tidak luas ini memiliki fungsi vital, bukan hanya untuk masyarakat Kecamatan Melak, namun masyarakat Kubar umumnya. “Maka itu, Pemkab Kubar berupaya agar pasar ini menjadi contoh dan dapat ditiru oleh tempat-tempat lain,”ujarnya.

Diharapkan kedepan pasar seperti ini muncul di Jempang, Tering, Barong Tongkok dan sekitarnya. Dengan begitu, perekonomian di Kubar semakin meningkat karena memiliki wadah pasar tempat pertemuan penjual dan pembeli.

Selain itu, para pedagang dan pengelola diminta menerapkan dan mematuhi ketentuan dan syarat yang telah ditetapkan. Selain itu, harus sepakat menjadikan pasar ini menjadi pasar paling bersih.

Kemudian, adanya pengaturan waktu. Misalnya, waktu distribusi barang itu harus diatur. Contohnya, sebelum jam 06.00 Wita boleh. Begitu juga pengaturan kendaraan sepeda motor di samping-samping jalan di areal pasar perlu diatur agar kendaraan dapat melintas atau berputar.

Mengenai saluran drainase, pengelola harus secara berkala mengawasinya. Jika ada benda padatnya harus diangkat supaya tidak terjadi penumpukan dan mengakibatkan penyumbatan.(advertorial/hms6/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved