Breaking News:

Berita pemprov Kalimantan Timur

Monitoring Pergub Relaksasi di Penajam, Wagub Hadi Apresiasi Warga Tetap Tertib Bayar Pajak

"Kami bangga dan bersyukur. Pemerintah sangat berterimakasih atas ketaatan membayar pajak kendaraannya," puji Hadi.

HUMASPROV KALTIM/MASDIANSYAH
MONITORING - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi melakukan monitoring pelaksanaan Pergub Nomor 39 Tahun 2020 tentang Pemberian Keringanan Pokok BBNKB di Kantor UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Wilayah Penajam Paser Utara, Sabtu (29/8/2020). 

PENAJAM - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi melakukan monitoring pelaksanaan Pergub Nomor 39 Tahun 2020 tentang Pemberian Keringanan Pokok BBNKB di Kantor UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Wilayah Penajam Paser Utara, Sabtu (29/8/2020).

Hadir Plh Sekretaris Daerah Kabupaten PPU Ahmad, Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati, Kepala UPTD PPRD PPU Arifin, Kasat Lantas Polres PPU, AKP Edy Haruna dan pejabat Jasa Raharja.

Usai monitoring pelayanan BBNKB Samsat Penuh di Kantor UPTD PPRD di Kecamatan Penajam, didampingi istri, Hj Erni Makmur, Wagub Hadi meninjau mobil layanan Samsat keliling di Petung.

"Kita apresiasi kinerja jajaran Bapenda Kaltim yang sudah jemput bola demi memudahkan dan mendekatkan layanan wajib pajak kendaraan di daerah," kata Hadi Mulyadi usai peninjauan dua lokasi strategis pendongkrak PAD Benua Etam.

Menurut Wagub, terbitnya Pergub 39/2020 tentang Pemberian Keringanan Pokok BBNKB II sebagai upaya dan kepedulian pemerintah meringankan pajak bagi masyarakat dampak merebaknya wabah virus corona sejak Maret lalu.

"Diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan kemudahan membayar pajak kendaraannya, agar bersama-sama membangun Kaltim dan bangsa kita melalui pajak," harap Hadi Mulyadi.

Hadi juga memberikan apresiasi kepada seluruh wajib pajak yang dengan tertib tetap membayar kewajiban pajak mereka meski di tengah kondisi sulit karena pandemi Covid-19.

"Kami bangga dan bersyukur. Pemerintah sangat berterimakasih atas ketaatan membayar pajak kendaraannya," puji Hadi.

Sementara Kepala Bapenda Hj Ismiati menyebutkan realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor di Penajam Paser Utara memasuki relaksasi kedua ini sudah surplus atau melampaui target.

"PPU ini kita sudah dapat kisaran Rp80 miliar hingga Rp100 miliar, surplus. Kita bisa terus meningkatkan pendapatan dari sektor pajak kendaraan, akhirnya nanti meningkatkan bagi hasil pajak bagi kabupaten dan kota, khususnya Penajam Paser Utara," ujar Ismiati.

Ditambahkannya, realisasi Kaltim dengan penyesuaian peraturan kepala daerah (perkada) mengalami surplus Rp70 miliar. Selanjutnya penyesuaian pendapatan. Asalnya, target PKB Rp1 triliun, namun di penyesuaian perkada menjadi Rp550 miliar. Tapi realisasinya Rp620 miliar atau surplus Rp70 miliar. (yans/sdn/sul/adv)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved