Sempat Lesu, Penjualan Pakaian Mulai Meningkat di Balikpapan
Pertumbuhan konsumsi masyarakat menurun drastis di masa pandemi Virus Corona ( covid-19 ). Orang bahkan jarang beli baju baru lagi selama masa pandem
Penulis: Heriani AM |
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Pertumbuhan konsumsi masyarakat menurun drastis di masa pandemi Virus Corona ( covid-19 ).
Orang bahkan jarang beli baju baru lagi selama masa pandemi. Adanya penerapan new normal membawa dampak positif bagi semua sektor, tidak terkecuali penjualan sandang.
Pelaku usaha di bidang tersebut mulai merasakan peningkatan penjualan seiring penerapan normal baru. Setelah sebelumnya mengalami penurunan omzet yang signifikan.
"Awal pandemi itu, penurunan penjualan hingga 50 persen. Sehingga saya memutuskan untuk merambah ke penjualan masker," ujar Rizky Afrianti selalu pemilik Mode Shop Balikpapan, Senin (31/8/2020).
Perempuan 25 tahun ini mengatakan, penurunan penjualan terjadi selama 1,5 bulan. Pada Ramadan lalu, kenaikan mulai terjadi. Hal ini pun di luar prediksinya, mengingat kondisi perekonomian yang lesu akibat pandemi covid-19.
Baca juga: BLT Pekerja Tahap 2 Kapan Cair? Ini Jadwal & Cara Cek Penerima, Langsung Rp 1,2 Juta Masuk Rekening
Baca juga: TERUNGKAP Motif Pembunuhan Bocah SMP di Deliserdang yang Mayatnya Terbungkus Karung Goni
"Alhamdulillah, awal Mei pas Ramadan saat pandemi masih ramai. Enggak disangka. Seminggu sebelum Lebaran, sehari ribuan pieces itu terjual," kata Rizky.
Penjualan pun semakin meningkat pasca adanya kebijakan new normal. Peningkatannya pun cukup signifikan, penjualan mencapai 80 persen. Penerapan new memberi marwah baru pada usaha sandang.
"Alhamdulillah, penjualan hampir balik seperti sebelum pandemi," ucapnya. (*)
Baca juga: Kini Laundry The Daily Wash Hadir di Balikpapan, Cuci Kering Hanya 1,5 Jam, Promo Gratis 7 Kg
Baca juga: Mencegah Kanker hingga Meningkatakan Kesehatan Tulang, Ini Manfaat Infused Water Mentimun Bagi Tubuh
