8 Pasien Covid-19 Meninggal di Kukar, Kadinkes Ingatkan Warga Ikut Berperan Cegah Wabah Corona
Kasus pasien positif Virus Corona ( covid-19 ) yang meninggal di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hungga saat ini mencapai 8 orang. Jumlah tersebu
Penulis: Aris Joni |
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Kasus pasien positif Virus Corona ( covid-19 ) yang meninggal di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hungga saat ini mencapai 8 orang.
Jumlah tersebut dikarenakan adanya penambahan 2 kasus meninggal dunia yang terjadi pada Selasa (31/8/2020) kemarin.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan covid-19 sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kukar, dr Martina Yulianti menyampaikan, 2 kasus meninggal dunia kemarin, yakni pasien dengan kode KK-484 berusia 30 tahun dan berjenis kelamin laki-laki, dari Kecamatan Tabang.
Pasien tersebut meninggal di RSUD Dayaku Raja Kota Bangun pada 31 Agustus 2020 dengan hasil pemeriksaan PCR pada 28 Agustus 2020 terkonfirmasi positif simptomatik.
“Dirawat di rumah sakit selama 5 hari dengan gejala penyerta,” ujarnya.
Dia membeberkan, pasien kedua, yaitu KK-533 berusia 62 tahun dan berjenis kelamin perempuan dari Kecamatan Muara Badak.
Pasien tersebut meninggal di RSUD Aji Muhammad Parikesit pada 31 Agustus 2020 dengan hasil pemeriksaan PCR pada 30 Agustus 2020 terkonfirmasi positif simptomatik.
Baca juga: Sepekan, Ada 1.012 Kasus Pelanggaran Protokol Covid di Balikpapan, Temuan Terbanyak Cafe dan Resto
Baca juga: Hari Ini Balikpapan Berlakukan Perwali Protokol Kesehatan, tak Pakai Masker Kena Denda Rp 100 Ribu
“Dirawat di rumah sakit selama 3 hari dengan gejala penyerta,” ucapnya.
Dia mengajak seluruh masyarakat Kutai Kartanegara agar dengan penuh kesadaran melakukan upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan covid-19 dengan menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh, menggunakan masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, menjaga jarak fisik atau physical distancing, hindari berada dalam kerumunan dan tidak bepergian atau melakukan perjalanan keluar daerah, khususnya ke daerah yang masih terdapat penularan covid-19.
“Selalu saya mengingatkan bahwa upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan covid-19, memerlukan partisipasi dan peran kita semua, seluruh elemen masyarakat,” ucap Martina Yulianti. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pemakaman-pasien-covid-19-asal-kukar.jpg)