News Video
NEWS VIDEO Dilepas atau Tidak, Gareth Bale Buat Real Madrid Rugi Ratusan Miliar Rupiah
Real Madrid sampai saat ini masih belum menemukan formula yang tepat untuk mendepak Gareth Bale dari skuad.
TRIBUNKALTIM.CO - Real Madrid sampai saat ini masih belum menemukan formula yang tepat untuk mendepak Gareth Bale dari skuad.
Seperti parasit, Gareth Bale tetap akan membuat Real Madrid rugi ratusan miliar rupiah meski pada akhirnya dilepas.
Gareth Bale saat ini masih memiliki sisa kontrak dua tahun dengan gaji 350.000 pounds atau setara Rp 6,8 miliar per pekan.
Angka itu membuat Bale berstatus pemain dengan gaji tertinggi kedua di Real Madrid di bawah Eden Hazard yang menerima 400 ribu pounds per pekan.
Meski mendapatkan gaji selangit, Bale tidak banyak memberi kontribusi untuk Real Madrid.
Bale bahkan sempat menolak ikut rombongan Real Madrid ke Lisbon, Portugal, karena tidak ingin menjadi pemain cadangan pada lanjutan Liga Champions musim 2019-2020.
Musim lalu, Bale hanya bermain 20 kali dengan sumbangan tiga gol dan dua assist di semua kompetisi.
Ia juga beberapa kali terlihat pura-pura tidur di bangku cadangan dan bermain teropong-teropongan saat laga berlangsung.
Faktor sikap dan minimnya kontribusi membuat Real Madrid ingin mendepak Gareth Bale pada bursa transfer musim panas kali ini.
Namun, Real Madrid menemui banyak halangan. Real Madrid seperti harus memilih satu di antara dua kerugian ketika mendepak Gareth Bale.
Dikutip dari situs AS, 60 juta euro adalah nominal kompensasi yang harus dibayarkan Real Madrid kepada Bale jika memutuskan mengakhiri kontrak secara sepihak.
Pasalnya, Bale masih memiliki sisa kontrak selama dua tahun sampai Juni 2022.
Kerugian lain yang diderita Real Madrid dari opsi putus kontrak adalah tidak mendapatkan uang hasil transfer.
Padahal, klausul pelepasan Gareth Bale mencapai 1 miliar euro atau setara Rp 17,47 triliun.
Jika ingin melepas Gareth Bale tanpa memutus kontrak, Real Madrid tetap merugi karena akan mendapat uang di bawah klausul pelepasan tersebut.