Dapat Laporan dari Warga, PMK Tarakan Evakuasi Ular Sendok Jawa
Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan terima laporan seekor ular di salah satu rumah warga Kelurahan Gunung Lingkas, Rabu (9/9/20)
Penulis: Risnawati | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan terima laporan seekor ular di salah satu rumah warga Kelurahan Gunung Lingkas, Rabu (9/9/20)
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasi Ops PMK Tarakan, Irwan beserta 7 anggotanya langsung bergegas menuju lokasi sesuai laporan warga tersebut.
"Kita ketambahan bantuan personel, 1 orang operator ambulance 112 dan langsung bergerak menuju lokasi yang di maksud,"
Setibanya di rumah salah satu warga Kelurahan Gunung Lingkas, PMK Tarakan langsung melancarkan aksi penyelamatannya.
"Alhamdulillah, evakuasi ular sendok Jawa berjalan aman dan lancar. Tadi ular itu ada di dalam gudang pembuatan peti jenazah Tionghoa," ucapnya.
Baca juga; Ternyata Inilah 10 Ular Paling Mematikan di Dunia Selain Kobra, Salah Satunya Ada Costal Taipan
Baca juga; NEWS VIDEO Ular Kobra Melingkar di Tubuhnya Saat Bangun Tidur, Nenek Ini Menjerit Histeris
Diketahui ular sendok jawa atau kobra Jawa ( Naja Sputatrix ) merupakan spesies ular sendok yang endemik di pulau Jawa dan Nusa Tenggara.
"Panjang ular sendok Jawa ini sekitar 1 meter dan berdiameter 1 inch," sebutnya.
Ular sendok Jawa yang dalam bahasa inggrisnya Javan Spitting Cobra adalah salah satu jenis kobra yang mampu memyemprotkan racun bisa ke arah pengganggunya.
"Iya mbak ( bahaya dari ular piton ), piton tidak berbisa. Kalau ular kobra pasti berbisa dan berbahaya," terangnya kepada Tribunkaltim.co
Selanjutnya ular tersebut dilepaskan kembali ke alamnya di hutan lindung kota.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sehnfskhf-nosinkudxhfn-skudh.jpg)