Industri Penerbangan Berangsur Membaik, Terjadi Peningkatan Trafik Sebesar 50 Persen
Industri penerbangan menjadi salah satu sektor yang terkena dampak langsung pandemi Virus Corona ( covid-19 ). Di awal keberadaan wabah asal Cina ini
Penulis: Heriani AM |
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Industri penerbangan menjadi salah satu sektor yang terkena dampak langsung pandemi Virus Corona ( covid-19 ).
Di awal keberadaan wabah asal Cina ini, dilaporkan bahwa industri penerbangan di Indonesia mengalami penurunan pendapatan 30-40 persen.
Penurunan pendapatan itu akibat arus penumpang telah menurun drastis seiring dengan dikeluarkannya berbagai kebijakan pemerintah. Kebijakan guna menekan penyebaran Virus Corona.
Namun seiring pelonggaran kebijakan, trafik penerbangan menunjukkan tren positif. Di Balikpapan, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan mencatat adanya peningkatan trafik yang cukup baik.
Menurut General Manager Bandara SAMS Sepinggan, Barata Singgih Riwahono, saat ini dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, terjadi peningkatan sebesar 50 persen.
Baca juga: Jokowi Perintahkan Pengembangan Vaksin Covid-19 Dipercepat, Target Uji Coba Pada Hewan di Akhir 2020
Baca juga: Jadwal Pencairan BLT Rp 600 Ribu Tahap 3 Jumat 11 September 2020, Cara Cek BLT BPJS Ketenagakerjaan
"Trafik penerbangan pada pada tahun 2019 lalu adalah sebanyak 150 per hari. Sementara saat ini menjadi 90 pesawat per hari," ujarnya, Kamis (10/9/2020).
Hal ini menunjukkan animo masyarakat bepergian tetap tinggi, meski ada sejumlah pembatasan yang diberlakukan. Termasuk penumpang, sudah mulai berangsur naik walaupun memang belum kondisi normal.
Trafik penerbangan yang berangsur tumbuh meski belum seperti kondisi normal, tentunya ini merupakan harapan baru di tengah pandemi covid-19 yang keberlangsungannya belum diketahui sampai kapan.
"Secara perlahan, ada pergerakan peningkatan. Menunjukkan bahwa animo masyarakat bepergian tetap tinggi," ucapnya. (*)
