Material Plafon Berhamburan di Lantai 4, Belum Sebulan Plafon Gedung Pasar Baru Bontang Ambruk,
Material plafon itu berhamburan di lantai 4 gedung Pasar Taman Rawa Indah Bontang. Beruntung saat plafon jenis kalsiboard dengan ketebalan 9 mm lepas,
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Atap plafon gedung Pasar Taman Rawa Indah Bontang ambruk, Jumat (11/9/2020). Padahal baru sekitar sebulan pasar baru ini diresmikan Walikota Bontang Neni Moerniaeni. .
Material plafon itu berhamburan di lantai 4 gedung Pasar Taman Rawa Indah Bontang. Beruntung saat plafon jenis kalsiboard dengan ketebalan 9 mm lepas, tak ada orang yang berada di lokasi. Sehingga tak ada korban dalam kejadian itu.
"3 sekrup terangkat. Lewat partisi. Ada yang lambang Kalimantan. Itu yang kena angin. Partisi ini papan berukir Kalimantan di sana air masuk. Secepatnya kita benahi, saya sudah komunikasi dengan atasan saya," kata Ismail, teknisi atau maintenance Pasar Taman Rawa Indah Bontang, Jumat (11/9/2020).
Untuk diketahui, plafon yang rubuh itu tak memengaruhi kelistrikan bangunan. Ambruknya plafon lantai 4 terjadi di area tengah gedung pasar lantai 4.
Baca juga; GEGER! Aksi Kejar-kejaran Polisi dengan Pengedar Narkoba di Bontang, Sampai Ada Tembakan Peringatan
Baca juga; KPU Samarinda Minta Paslon Petahana Wajib Ajukan Cuti, untuk Anggota Dewan Harus Mengundurkan Diri
Sementara sisi kanan dan kiri masih dalam kategori aman. Untuk diketahui, area lantai 4 diperuntukkan bagi pedagang kuliner kekinian. Namun sampai saat ini belum ditempati.
"Kita akan lakukan pergantian. Bahannya kita konsultasi ke PU," ucapnya. Sementara pihak UPT Pasar yang juga berkantor di lantai yang sama, saat dikonfirnasi enggan berkomentar banyak.
Kasubag TU UPT Pasar Abdul Malik Rifai menyebut menyerahkan permasalahan ini kepada pihak kontraktor.
“Tidak sampai mengganggu transaksi jual beli di pasar, tapi harus tetap segera diperbaiki,” katanya.
Sementara penyebab ambruknya plafon gedung baru itu masih dikaji pihak Dinas Pekerjaan Umum.
“Kalau perbaikan harus segera, tapi kalau penyebab ini mau kami cari tahu, apakah ada kebocoran, apalagi tadi malam sampai pagi tadi hujan deras,” kata Aspul PPTK PU.
Soal perbaikan sepenuhnya diserahkan kepada pihak kontraktor, PT Sasmito. Pihak mereka masih memiliki tanggung jawab penuh atas pembangunan pasar hingga Desember 2020 mendatang. (Tribunkaltim.co/Fachri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/lidufncgpevggvngvigveovgvnjgo.jpg)