Breaking News:

Virus Corona

2 Minggu Diurus Luhut & Doni Monardo, Bagaimana Hasil Kasus Covid-19 di 9 Provinsi? LBP Puji Dirinya

Presiden membentuk task force untuk menekan penyebaran covid-19 di sembilan Provinsi dua pekan lalu.

Youtube/Najwa Shihab
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan untuk penanganan Covid-19 khusus di 9 provinsi dengan jumlah kasus tinggi, dalam acara Mata Najwa, Rabu (23/9/2020). 

TRIBUNKALTIM. CO - 2 Minggu diurus Luhut Binsar Pandjaitan ( LBP) dan Doni Monardo, bagaimana kondisi Kasus covid-19 di 9 provinsi?

LBP mengakui ia bukan ahli epimologi, namun ia mengklaim dirinya seorang manajer yang baik. 

Seperti diketahui, Presiden membentuk task force untuk menekan penyebaran covid-19 di sembilan Provinsi dua pekan lalu.

Pada 15 September lalu, Presiden memberikan waktu dua minggu kepada Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala BNPB Doni Monardo yang memimpin task force tersebut untuk menurunkan kasus, menekan angka kematian, dan meningkatkan angka kesembuhan di sembilan provinsi terkait kasus covid-19.

Cara Bikin Kartu Keluarga Sejahtera untuk Dapat Bansos Rp 500.000, LOGIN cekbansos.siks.kemsos.go.id

Polri Larang Nobar Film G30S/PKI, PA 212 Tak Tinggal Diam, Mahfud MD: Tonton di YouTube Kapan Saja

Jalani Tes Swab, 4 Pemain Persebaya Surabaya Positif Covid-19, Saat Ini Jalani Karantina Mandiri

TAK MAIN-MAIN! Soal Nobar Film G30S/PKI, Ini Penegasan Polisi Soal Izin Keramaian di Tengah Covid-19

Artinya pada hari ini, Selasa (29/9/2020), batas waktu terakhir Luhut dan Doni menekan kasus covid-19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara. Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua, dan Bali.

Lalu bagaimana faktanya?

Jika melihat data dari Satgas covid-19 tidak ada perubahan signifikan penyebaran covid-19 selama dua pekan terkahir.

Misalnya di DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Pada 15 September lalu kasus di DKI mencapai 1076 kasus.

Kasus positif di DKI fluktuatif dan sempat mencapai temuan 1352 kasus pada 21 September, sebelum kemudian 898 kasus pada 28 September kemarin.

Halaman
1234
Editor: Rita Noor Shobah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved