Jaringan Blank, SKB CPNS Formasi 2019 di Mahulu Dilaksanakan Secara Offline
Sempat tertunda karena adanya pendemi covid-19, pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2019
Penulis: Febriawan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO UJOH BILANG – Sempat tertunda karena adanya pendemi covid-19, pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2019 akhirnya bisa digelar.
SKB dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan mulai Senin (28/09/2020) hingga Rabu (30/09/2020).
Tidak sesuai yang direncanakan semula, karena adanya faktor alam, akibat rusaknya jaringan telekomunikasi atau internet, pelaksanaan SKB yang semula dilakukan secara online, berubah menjadi offline.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mahulu Wenefrida Kayang, Selasa (29/9/2020) mengungkapkan, sebelum pelaksanaan SKB yang dijadwalkan mulai Senin (28/09/2020) pihaknya telah melakukan persiapan matang. Termasuk mempersiapkan koneksi jaringan internet.
Baca Juga:MENGEJUTKAN! LOLOS CPNS Jangan Senang Dulu! Kepala BKN: Tidak Otomatis Jadi PNS, Terungkap Alasannya
Baca Juga:Jalani Rapid Test, Puluhan Peserta SKB CPNS 2019 di Malang Reaktif, Panitia Siapkan Bilik Khusus
“Semula memang direncanakan online. Dan kita sudah siapkan. Sehari sebelum pelaksanaan ada tim dari BKN (Badan Kepegawaian Negara) juga sudah datang cek. Setelah dicek semua, dipastikan sudah aman. Jaringan bagus. Setelah soal disiapkan, kemudian disegel. Artinya sudah siap 100 persen untuk melaksanakan SKB secara online,” kata Wenefrida.
Tidak disangka, malam sebelum pelaksanaan SKB hujan deras mengguyur wilayah Mahulu, bahkan hingga pagi hari. Kondisi cuaca ini, membuat koneksi jaringan memburuk. Bahkan pada saat pelaksanaan jaringan blank.
“Sempat tertunda sekitar 2 jam. Karena kita masih berusaha memperbaiki jaringan. Bersama tim dari BKN, kita berupaya dengan mengkomunikasikan dengan pihak Telkom, dan instansi lain.
Namun ternyata tetap tidak bisa. Jaringan tetap tidak memungkinkan dilakukan SKB lewat online,” terangnya.
Dari situ, setelah dikomunikasikan lebih lanjut dengan BKN, akhirnya diputuskan pelaksanaan SKB CPNS formasi 2019 di Mahulu dilakukan secara offline.
“Jadi ini dilakukan karena memang kondisi yang tidak memungkinkan secara online. Ini juga sudah dikomunikasikan dengan BKN. Jadi dijamin aman,” imbuh dia.
Lebih jauh, Wenefrida Kayang mengatakan, pelaksanaan SKB CPNS formasi 2019 di Mahulu diikuti 230 orang. Namun dua orang di antaranya mengundurkan diri. Artinya sebanyak 228 yang mengikuti. Tes dilakukan dalam 9 sesi, atau selama 3 hari. Di mana dalam seharinya dilaksanakan 3 sesi.
Untuk diketahui, sesuai ketentuan dari pusat, penyelenggaraan SKB pada 1 September sampai dengan 12 Oktober 2020 di seluruh Indonesia, digelar dengan mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Hal ini berdasar dengan Surat Edaran (SE) Kepala BKN Nomor 17/SE/VII/2020, tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara (CAT BKN) dengan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-badan-kepegawaian-pendidikan-dan-pelatihan-bkpp-mahulu-wenefrida-kayang.jpg)