Breaking News:

Gerakan 30 September

Sejumlah Adegan Film G30S PKI yang tak Sesuai Fakta, Propaganda Orde Baru? Kesaksian Dokter Forensik

Sejumlah adegan film G30S/PKI yang tak sesuai fakta, disebut propaganda orde baru, simak kesaksian dokter forensik Universitas Indonesia (UI)

Istimewa via Tribunnews.com
Sampul film Pengkhianatan G30S/PKI. Sejumlah adegan film G30S PKI yang tak sesuai fakta, disebut propaganda Orde Baru, simak kesaksian dokter forensik Universitas Indonesia (UI) 

TRIBUNKALTIM.CO - Sejumlah adegan film G30S PKI yang tak sesuai fakta, disebut propaganda Orde Baru, simak kesaksian dokter forensik Universitas Indonesia (UI) 

Ramai soal film G30S/PKI, ada sejumlah adegan yang tidak sesuai dengan fakta, hingga film ini kemudian disebut sebagai propaganda Orde Baru

Peristiwa akhir September hingga awal Oktober 1965 tersebut merupakan sejarah kelam bangsa Indonesia, ketika 55 tahun silam terjadi Gerakan 30 September atau G30S/PKI.

Kala itu enam jenderal dan satu perwira TNI diculik, dibunuh kemudian mayatnya dibuang ke Lubang Buaya, pada 30 September malam atau 1 Oktober dini hari.

Untuk mengenangnya sepanjang masa, enam jenderal dan satu perwira TNI tersebut dikenal sebagai Pahlawan Revolusi.

Bahkan ada pula film untuk mengenang peristiwa itu berjudul Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI atau lebih dikenal film G30S/PKI.

Film ini wajib ditonton di Orde Baru atau era Presiden Soeharto.

Pasca-Orde Baru runtuh, sejumlah pihak pun menyoroti kebenaran cerita film G30S/PKI.

Sejumlah adegan dan penggambaran sosok dalam film juga dipertanyakan karena dianggap tak sesuai dengan kenyataan.

Di antaranya adalah soal adegan DN Aidit merokok.

Mengutip Intisari, menurut anak DN Aidit, Ilham Aidit, penggambaran ayahnya merokok tidaklah benar.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved