Teror Penampakan Buaya 8 Meter di Perairan Desa Sebagin Babel, Kades Minta Bantuan Pawang
Seorang warga, Rifin, digigit buaya di Perairan Desa Sebagin, Simpangrimba, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ).
TRIBUNKALTIM.CO- Seorang warga, Rifin, digigit buaya di Perairan Desa Sebagin, Simpangrimba, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ).
Warga yang sedang memukat tanpa menggunakan perahu itu digigit buaya di bagian paha kirinya, beruntung ia masih selamat.
Sejak kejadian tersebut, Kepala Desa (Kades) Sebagin, Darmo memberikan peringatan kepada warganya agar tidak berenang atau memukat di wilayah perairan Desa Sebagin.
Apalagi di perairan tersebut, diperkirakan ada seekor buaya dengan panjang mencapai 8 meter yang bisa mengancam nyawa warga Desa Sebagin.
Jumlah buaya yang ada di Perairan Desa Sebagin, Simpangrimba, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ) diperkirakan tak hanya satu, bahkan diperkirakan ada satu buaya hitam yang memiliki bobot dan panjang hingga mencapai delapan meter.
Hal ini disampaikan Kepala Desa Sebagin, Darno pasca-penyerangan buaya terhadap warganya saat memukat di perairan tersebut, Jumat (2/10/2020).
"Iya kemungkinan delapan meter panjangnya dan berwarna hitam, itu yang paling besar dan selebihnya masih buaya-buaya yang berukuran kecil," ujar Darno.
Darno belum dapat menyimpulkan dari mana asal buaya ini.
Ia juga tak dapat memastikan berapa banyak, namun dipastikannya tak begitu banyak.
"Kalau populasinya tidak begitu banyak, palingan ada tiga sampai lima buaya," katanya.
Karena diakuinya, memang perairan Desa Sebagin cukup luas bahkan berbatasan langsung dengan Sumatera Selatan.
Pihaknya kerap meminta bantuan pawang buaya ataupun orang yang dianggap mampu untuk mengetahui letak buaya tersebut.
"Kami juga sering mencari orang pintar untuk menangkap buaya ini namun belum ada hasilnya," tuturnya.
Buaya sepanjang delapan meter berkeliaran di pantai Sebagin, di sekitar lokasi akan dibangunnya jembatan Bahtera Sriwijaya, Sebagin, Permis, Kabupaten Bangka Selatan. Ia sering menampakkan diri.
Kepala Desa Sebagin, Darno, bercerita buaya di laut Desa Sebagin sudah seringkali dipancing agar menampakkan diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-buaya-pemangsa-manusia.jpg)