Peringatan Hari Santri Nasional Makin Dekat, PCNU Paser Gelar Kegiatan Secara Sederhana
Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tidak lama lagi bakal digelar. Terkait peringatan itu, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU)
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER– Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tidak lama lagi bakal digelar.
Terkait peringatan itu, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Paser H Khoirul Huda mengaku PCNU siap melaksanakannya.
“HSN bukan hanya milik NU, tapi milik semua karena sudah ditetapkan sebagai salah satu hari nasional oleh pemerintah, yang setiap tanggal 22 Oktober diperingati. Jadi peringatannya sudah menjadi tanggung jawab bersama, terlebih lagi pemerintah daerah,” kata H Khoirul Huda, Kamis (8/10/2020).
Namun karena yang mengajukan HSN adalah NU, lanjut Khoirul Huda, PCNU Paser siap melaksanakan kegiatan peringatannya, meski kegiatan sederhana sekali karena dana kegiatannya terbatas dan keharusan penerapan protokol kesehatan guna mengantisipasi penularan Virus Corona ( covid-19 ).
“Beda dengan peringatan HSN tahun lalu, kita masih bisa melibatkan santri di acara Pawai Ta’aruf dan upacara di halaman Kantor Bupati Paser, lomba pidato, baca Al Quran dan lainnya. Peringatan HSN tahun ini, harapannya kita (PCNU) tinggal mengikuti HSN yang digelar pemerintah daerah,” ucapnya.
Karena peringatan HSN semakin dekat, PCNU Paser tidak mau menunggu dan mempersiapkan sendiri kegiatan peringatan HSN 2020.
“Iya itu tadi, karena keterbatasan dana, pelaksanaan peringatan HSN kita isi dengan ucapacara di halaman kantor PCNU,” sambungnya.
Malamnya, kata Khoirul Huda, diisi dengan syukuran dan ngaji bareng oleh sejumlah pengurus PCNU dan kyai-kyai.
“Kita tidak bisa melibatkan santri di masa pandemi covid-19 ini, pertama perlu dana mobilisasi dan kedua kalau keluar dari pondok masuknya mereka harus tes swab lagi,” ungkapnya.
Baca juga: BERITA FOTO Demo Tolak UU Cipta Kerja di Balikpapan, Terobos Gerbang DPRD Hingga Kena Gas Air Mata
Baca juga: LIVE STREAMING Demo Mahasiswa Menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kaltim dan Kaltara
Baca juga: Bonus 5 Kali Gaji di UU Cipta Kerja Disebut hanya PHP Pemerintah, Legislator PKS Ungkap Faktanya
Sebaliknya, jika pemerintah daerah memberikan dukungan dana, maka peringatan HSN 2020 bisa diisi dengan kegiatan yang sama seperti tahun lalu, tapi lombanya dilaksanakan secara daring atau online.
“Kalau dananya mencukupi, kita bisa melaksanakan kegiatan tahun lalu secara daring,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris PCNU Paser Purnomo menambahkan, semakin banyak dukungan para dermawan, semakin banyak kegiatan yang bisa dilaksanakan dalam peringatan HSN 2020, seperti bakti sosial pengobatan gratis, donor darah dan sunatan massal gratis.
“Kita bisa memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang sangat membantu masyarakat tidak mampu, terlebih lagi di masa sulit akibat dampak pandemi covid-19 ini, yakni pengobatan gratis, donor darah dan sunatan massal gratis, namanya program NU Care,” kata Purnomo.
(TribunKaltim.co/Sarassani)