Rabu, 8 April 2026

Taman Cerdas Samarinda Dicanangkan Dapat Sertifikat Ruang Bermain Ramah Anak

Taman Cerdas Kota Samarinda, yang terletak di Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, dicanangkan mendapatkan sertifikat

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN.
Taman Cerdas Kota Samarinda, yang terletak di jalan Mayor Jendral S. Parman, Gn. Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (16/10/2020). TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Taman Cerdas Kota Samarinda, yang terletak di Jalan Mayor Jendral S. Parman, Gn. Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, dicanangkan akan mendapatkan sertifikasi ruang bermain ramah anak.

Hal ini diungkapkan Aviv Budiono, Kepala Seksi Pemeliharaan Lingkungan dan Pertamanan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda.

Diungkapnya, bahwa ada 13 persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi tersebut, yaitu Lokasi Ruang Bermain Ramah Anak, Pemanfaatan, kemudahan, Material, Vegetasi, Pengkondisian Udara atau Penghawaan, Peralatan atau Perabotan Bermain, Keselamatan, Keamanan, Kesehatan dan Kebersihan, Kenyamanan, Pencahayaan, Pengelolaan.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Daerah Taman Tiga Generasi Balikpapan, 1 Orang Tewas, Diduga Ada yang Tenggak Miras

Baca Juga: Promo Harga Tiket Masuk Taman Legenda Keong Emas TMII, Bayar Rp 70 Ribu Bisa Main Sepuasnya

Baca Juga: Aksi Demo Mahasiswa Tolak Omnibus Bubar, Konsolidasi Berlanjut di Taman Bekapai Balikpapan

"Proses verifikasi masih secara daring jadi nanti yang diberikan berupa standarisasi ruang bermain ramah anak, sertifikasinya tahun depan," ungkapnya saat dihubungi TribunKaltim.Co melalui sambungan seluler, Jumat (16/10/2020).

Dilanjutkannya, bahwa nilai dari persyaratannya, pernilaian mandiri atau Nilai Hasil Self Assessment (NHSA) dari SA-1 adalah 260 dan Nilai Hasil Auditor (NHA)/ dari Pendampingan TAP-1 atau hasil dari kementerian adalah 232.

"Nah itu masih baru tadi untuk pendampingan itu pertemuan yang kedua, besok audiensi lagi," ungkapnya.

Adapun yang menjadi kendala sehingga sertifikasinya ditahun depan. Disebutkannya karena masih menunggu verifikadi lapangan oleh auditor, yang mana dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

"Karena Covid-19, tidak bisa melakukan verifikasi lapangan makanya verifikasi virtual. Maka pada tahun ini hanya standarisasi," ungkapnya.

Baca Juga: DLH Samarinda Tangani 50 Taman Kota, Begini Kondisi, Cara Perawatannya dan Pengelolaannya

Baca Juga: UPTD Taman Budaya Kaltim Gelar Pameran Seni Rupa, Pihak Museum Mulawarman Tampilkan Perajin Anjat

Baca Juga: Berapa Luas Taman yang Ditanami Sirih Kuning, Kunci Jawaban TVRI Kelas 4-6 SD Jumat 16 Oktober 2020

Mengapa taman cerdas yang sebagai rujukan untuk dijadikan ruang bermain ramah anak, diakuinya bahwa sudah melakukan pengamatan.

"Pada saat melakukan pendataan Januari 2020, semua taman kita data. Cuman yang memungkinkan itu taman cerdas," pungkasnya.

(TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN).

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved