Breaking News:

Pilkada Kubar

Dugaan Pelanggaran Pilkada Kubar, Bawaslu Akui Saat Ini Banyak Menerima Aduan Masyarakat

Menjelang pelaksanaan melihat calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat, Kalimantan Timur pada 9 Desember 2020 mendatang.

TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Ketua Bawaslu Kabupaten Kutai Barat, Risma Dewi saat menyampaikan adanya laporan yang diterima terkait dugaan pelanggaran Kampanye di Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Menjelang pelaksanaan melihat calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat, Kalimantan Timur pada 9 Desember 2020 mendatang.

Badan pengawas pemilihan umum ( Bawaslu ) tingkat Kabupaten Kutai Barat mengaku telah menerima banyak aduan masyarakat terkait dugaan pelanggaran Pilkada.

Hal itu disampaikan langsung oleh ketua Bawaslu Kutai Barat, Risma Dewi saat ditemui Tribunkaltim.co, di Kantor KPU Kutai Barat Kalimantan Timur, Rabu (21/10/2020).

Menurut Risma Dewi laporan pengaduan masyarakat tersebut saat ini tengah dalam tahap pengkajian oleh tim Bawaslu.

Baca Juga: Pemeringkatan Provinsi Permudah Monitoring Penanganan Kasus Virus Corona

Baca Juga: Paling Cepat Tersedia di Triwulan Ketiga 2021, Vaksin Merah Putih Diluncurkan

Baca Juga: Gelar Webinar Series 4.0 Jilid V, Kepala KPwBI Kaltara, Yufrizal: KAD Tingkatkan Ketahanan Pangan

"Ada beberapa laporan yang memang kita juga perlu bukti-bukti yang akurat dan tapi kita belum bisa mempublikasikan nanti kalau sudah terjadi rekomendasi maupun tindak lanjut itu mungkin akan kita publikasikan secara langsung kepada kawan-kawan," katanya.

Risma Dewi menuturkan pihaknya saat ini memfokuskan pada pengawasan netralitas mulai dari tenaga kerja kontrak (TKK), honorer, hingga ASN.

Salah satu yang menjadi prioritas adalah pengawasan melalui media sosial.

Halaman
1234
Penulis: Zainul
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved