Pengacara Gus Nur Minta Kasus Kliennya Diselesaikan Lewat Mediasi, Begini Tanggapan GP Ansor

Gus Nur menjadi tersangka gara-gara pernyataannya yang dituding menghina dan menyebarkan kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU)

Editor: Doan Pardede
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
AJUKAN BANDING - Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang diketuai oleh Slamet Riyadi menjatuhkan hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan terhadap Sugi Nur Raharja alias Gus Nur pada sidang putusan, Kamis (24/10). Gus Nur dianggap terbukti melanggar Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang juncto pasal 45 ayat (3) tentang UU ITE. Menanggapi putusan itu terdakwa mengaku banding sedangkan Jaksa pikir-pikir. Terbaru, Gus Nur dijadikan tersangka atas dugaan ujaran kebencian terhadap NU. 

"Sudah divonis dua kali, dan ini adalah pengulangan perbuatan pidana."

"Bahkan dalam hukum pidana kita, pengulangan pidana itu ada pemberatannya," sambungnya.

Baca juga: Denok Meninggal karena covid-19, Tika Bravani Keluar dari Sinetron Tukang Ojek Pengkolan: Ini Takdir

Baca juga: Ronaldo Unggah Foto Khabib Nurmagomedov Sujud, Kata-Kata Bintang Juventus Bikin Meleleh, McGregor?

Menurut Abdul, tindakan polisi mengamankan Gus Nur adalah tindakan yang tepat.

"Sangat wajar ketika kemarin kepolisian langsung bergerak cepat menangkap dan menahan," katanya.

Terakhir, Abdul menjelaskan bagaimana kebebasan berpendapat tetap memiliki batasan dan harus bertanggung jawab.

Semestinya Pidana Itu Diakhirkan

Pada segmen sebelumnya di acara yang sama, menurut Chandra, seharusnya kasus Gus Nur tidak harus diselesaikan dengan cara pidana, melainkan bisa melalui mediasi, klarifikasi, hingga tabayyun.

"Semestinya pidana itu diakhirkan, disimpan di akhir," kata Chandra.

Terkait pernyataan Gus Nur yang mendiskreditkan NU, Chandra enggan berkomentar banyak.

Ia juga enggan memberikan penjelasan atas dasar apa Gus Nur melontarkan hujatan tersebut.

Baca juga: Akhirnya Komite Cipta Kerja Bocorkan Kartu Prakerja Gelombang 11, Siap-siap Daftar di prakerja.go.id

Baca juga: Liga Italia, Jelang AC Milan vs AS Roma, Pioli Sesumbar Menang Harga Mati, Awas Trio Giallorossi

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved