Kamis, 16 April 2026

Penanganan Covid

Kasus Sembuh di Indonesia Cenderung Naik, Persentase Capai 81,3%, Lebih Tinggi dari Rata-rata Dunia

Kabar baik, kasus sembuh dari covid-19 terus mengalami peningkatan di Indonesia. Bahkan, persentase kasus sembuh di Tanah Air mencapai 81,3 persen, l

Kolase TribunKaltim.co / freepik.com dan BNPB
Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA- Kabar baik, kasus sembuh dari covid-19 terus mengalami peningkatan di Indonesia.

Bahkan, persentase kasus sembuh di Tanah Air mencapai 81,3 persen, lebih tinggi dari persentase rata-rata dunia, yakni 73, 49 persen.

Kendati demikian, kabar baik ini jangan lantas membuat sejumlah daerah berpuas diri, lalu lengah 

Seperti diketahui, saat ini penanganan pandemi Virus Corona ( covid-19 ) di Indonesia sudah bergerak ke arah yang diharapkan.

Tingkat kesembuhan di Indonesia disebut lebih tinggi persentasenya dari dunia.

Dalam beberapa pekan terakhir terjadi perkembangan baik di banyak daerah di Indonesia.

Namun Satgas Penanganan Covid-19 berpesan agar kondisi ini tidak membuat cepat berpuas diri.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengabarkan perkembangan terkini per tanggal 27 Oktober 2020 melalui keterangan pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (27/10/2020).

Penambahan kasus positif sebanyak 3.520, kasus aktif 60.685 atau 16,4%.

Kasus aktif dunia pada saat ini rata-ratanya berada di angka 23,84%.

Persentase kasus aktif di Indonesia menurut Prof Wiku Adisasmito sekitar 7% lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia.

Sedangkan jumlah kasus sembuh saat ini sudah 322.248 orang, ini adalah 81,3%, di mana kasus sembuh dunia 73,49%.

"Bahwa kasus sembuh di dunia akhir-akhir ini cenderung menurun. Sedangkan kasus sembuh di Indonesia, persentasenya cenderung meningkat. Ini adalah kabar baik yang harus dipertahankan sehingga angka kesembuhan bisa naik terus dan diharapkan tidak ada yang meninggal," kata Prof Wiku Adisasmito .

Melihat jumlah kasus yang meninggal saat ini, Prof Wiku Adisasmito menyebut totalnya ada 13.512 kasus atau 3,4% dibandingkan rata-rata dunia 2,65%.

Angka kematian di Indonesia harus diturunkan dan harus mengejar rata-rata dunia atau menjadi lebih rendah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved